Jumat, 24 Mei 2013 | 08:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Purwoko Sartono
Rekomendasi Trading untuk Tujuh Saham
Headline
Purwoko Sartono - Inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Kamis, 21 Juni 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Meski dinilai rawan profit taking, lajut IHSG Kamis (21/6/2012) diprediksi menguat terbatas. Rekomendasi trading untuk tujuh saham.

Analis Panin Securities Purwoko Sartono mengatakan hal itu kepada INILAH.COM. Menurutnya, rawannya IHSG atas aksi profit taking karena indeks sudah menguat dalam empat hari berturut-turut. Tapi, indeks masih memiliki potensi penguatan seiring sentimen dari suksesnya lelang obligasi Spanyol.

Tapi, yang paling menentukan adalah bagaimana respons Wall Street atas hasil FOMC The Fed dinihari tadi. Dia merekomendasikan positif tujuh saham yang berpotensi menguat dari sektor infrastruktur, perbankan, perdagangan, dan properti. “Saya rekomendasikan trading buy tujuh saham. Meski IHSG rawan profit taking, bisa trading di saham-saham tersebut,” katanya.

Pada perdagangan Rabu (20/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 63,08 poin (1,63%) ke posisi 3.943,897 dengan intraday tertinggi 3.944,058 dan terlemah 3.886,446. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 12,87 poin (1,94%) ke angka 675,292.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG menguat ke 3.943,8. Bagaimana Anda melihat arahnya Kamis (21/6/2012) ini?

Saya perkirakan indeks saham domestik akan menguat terbatas Kamis ini. Kalau terjadi profit taking, IHSG akan tertahan pada level support 3.880 dan jika menguat indeks punya resistance kuat di 3.980.

Apa yang membatasi penguatan indeks?

Terbatasnya potensi penguatan indeks karena kelihatannya IHSG rawan profit taking. Apalagi, penguatannya sudah terjadi dalam empat hari berturut-turut sehingga mencapai angka sebesar 4%. Meskipun penguatan tiga hari sebelumnya tidak sebesar kemarin. Karena itu, kalaupun IHSG menguat akan terbatas walaupun secara teknikal belum overbought (jenuh jual).

Lantas, faktor apa saja yang masih jadi daya dorong bagi penguatan IHSG?

Potensi penguatan IHSG sangat tergantung pada respons Wall Street terhadap hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed dinihari tadi. Jika Dow Jones Industrial Average (DJIA) merespons positif, IHSG juga berpeluang melanjutkan penguatan. Pasar sudah berekspektasi pelonggaran moneter dari Fed.

Bagaimana dengan situasi terakhir dari Eropa?

Faktor suksesnya lelang obligasi Spanyol juga turut mendukung penguatan. Memang, yield obligasi Spanyol untuk tenor 12 bulan naik jadi 5,074% atau lebih tinggi dari lelang sebelumnya 2,950%. Tapi, permintaan atas obligasi Spanyol, cukup tinggi yang tercermin pada bid-to-cover-nya yang mencapai 2,2 kali dari sebelumnya yang hanya 1,8 kali.

Pada saat yang sama, pasar juga berekspektasi positif kepada Yunani yang akan segera membentuk pemerintahan baru. Belum lagi, Uni Eropa yang akan memberikan kelonggaran terhadap negara-negara yang akan diberikan bantuan termasuk Yunani. Paling tidak, untuk jangka pendek ini akan jadi sentimen positif.

Saham-saham pilihan Anda?

Saya rekomendasikan positif tujuh saham yang berpotensi menguat dari sektor infrastruktur, perbankan, perdagangan, dan properti. Sementara itu, penguatan saham-saham pertambangan sudah terbatas karena sudah menguat dalam dua hari ini terakhir.

Spesifik sahamnya?

Saham-saham pilihan adalah PT Wijaya Karya (WIKA), PT Pembangunan Perumahan (PTPP), PT Bank Negara Indoensia (BBNI), PT Bank Mandiri (BMRI), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Modernland Realty (MDLN), dan PT Lippo Cikarang (LPCK).

Bagaimana strategi trading pada saham-saham tersebut?

Saya rekomendasikan trading buy tujuh saham. Meski IHSG rawan profit taking, bisa trading di saham-saham tersebut.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.