Selasa, 30 September 2014 | 22:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
UNSP Rencana Bangun Pabrik Karet di 2013
Headline
IST
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Rabu, 20 Juni 2012 | 07:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) ke depan akan fokus mengembangkan lahan karet ketimbang kelapa sawit.

"Untuk sawit, kita tidak ada ekspansi tahun ini," ujar Direktur Utama BSP Bambang Arya Wisena usai acara pelantikan pengurus Gapki di Jakarta, Selasa (19/6/2012) malam.

Menurutnya, perseroan justru ingin menambah lahan karet. "Karena karet bagus, apalagi kalau kita mantain secara bisnis. Secara lingkungan juga tidak terlalu masalah dan marketnya juga bagus," tukasnya.

Untuk tahun ini, perseroan berkode bursa UNSP ini merencanakan ekpansi lahan karet sebanyak 11-12 ribu hektar di Bengkulu Sumatera Selatan. "Tahun depan kita juga merencanakan pembangunan pabrik karet yang akan mermproduksi rubber di Bengkulu," tuturnya.

Menurut Bambang, untuk investasi di pabrik karet biayanya sangat murah, sebesar Rp40 miliar untuk satu pabrik. Saat ini perseroan sudah memiliki 19 ribu hektar lahan karet baik yang masih tanam maupun yang sudah menghasilkan. Sedangkan produksi karet perseroan tahun ini ditargetkan mencapai 29-30 ribu ton. Tahun lalu produksi mencapai 28 ribu ton. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.