Jumat, 24 Mei 2013 | 14:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Imbal Hasil Obligasi Spanyol Capai 7,06%
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 18 Juni 2012 | 19:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, London - Imbal hasil atau yiel obligasi Spanyol melonjak tajam pada Senin (18/6/2012) hingga 7,06%. Level ini sama seperti Irlandia meminta bailout ke Uni Eropa.

Lelang obligasi pemerintah Spanyol untuk 10 tahun mencapai 7,06%. Hal ini menekan bursa saham hingga jatuh 1,3% pada sesi pagi. Yield obligasi merupakan indikator kepercayaan investor terhadap kemampuan suatu negara membayar utangnya. Pada level 7% telah mendorong tiga negara Eropa meminta bailout seperti Irlandia, Yunani dan Portugal. Demikian mengutip marketwatch.com.

Lelang obligasi merupakan upaya Spanyol mencari dana dari pasar keuangan. Walaupun harus mendapatkan dengan tingkat bunga yang tinggi. Jika kondisi semakin memburuk dengan kepercayaan investor maka Spanyol harus meminta bantuan pihak lain.

Spanyol telah meminta bailout untuk sektor perbankan yang terjerat kredit macet karena gelembung sektor properti. Rencananya Rabu besok, pemerintah akan mengumumkan penggunakan dana 100 miliar euro atau senilai US$126 miliar dari bailout Uni ERopa.

Keuangan Spanyol mencapai 1,1 triliun euro atau senilai US$1,3 triliun. Untuk kawasan Eropa, ekonomi Spanyol jauh lebih besar dari Yunani, Irlandia dan Portugal.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.