Sabtu, 25 Mei 2013 | 05:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Irwan Ariston Napitupulu
Yunani Keluar Eurozone, Pasar Bisa Saja Positif
Headline
Irwan Ariston Napitupulu - inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Senin, 18 Juni 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Jika pemenang pemilu Yunani adalah partai antibailout, negeri Para Dewa itu terancam keluar dari zona euro. Tapi, itu belum tentu direspons negatif oleh pasar. Mengapa?

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulumemberikan dua skenario terkait pemilu Yunani dan pengaruhnya ke bursa saham. Menurutnya, meski yang menang pemilu adalah Partai Demokrasi Baru yang setuju bailout,bisa sajapasar justru dilanda profit taking. Sebab, pasar melihat krisis Eropa masih panjang.

Begitu juga sebaliknya. Menurut dia, jika yang antibailout yang menangdan mengakibatkan Yunani berisiko keluar dari eurozone, justru bisa dijadikan alasan untuk para big boss untuk mengangkat harga saham. “Alasannya, dengan keluarnya Yunani dari eurozone, berarti permasalahan Yunaniakan cepat selesai,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Jumat (15/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 26,49 poin (0,70%) ke 3.818,109 dengan intraday tertinggi 3.827,043 dan terendah 3.774,693. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 5,23 poin (0,81%) ke posisi 650,249.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG menguat ke 3.818,1 akhir pekan lalu. Bagaimana Anda melihat arahnya dalam sepekan ke depan?

Sulit menjawab untuk memastikan berlanjutnya penguatan IHSG. Sebab, pasar masih harus menunggu hasil pemilu Yunani kemarin, Minggu, 17 Juni 2012.Karena itu, pasar lebih baik memastikan hasil pemilu itu dan bagaimana respons pasar pada hari Senin (18/6/2012)ini.

Bisa Anda rinci beberapa skenario yang mungkin terjadi di pasar pascapemilu Yunani?

Meski yang menang pemilu adalah Partai Demokrasi Baru yang setuju bailout,bisa sajapasar justru dilanda profit taking.

Alsannya?

Sebab, European Central Bank (ECB)berpeluang akan mengucurkan stimulus atau bailout baruyang belum tentu akan direspon positifpasar.Bisa saja, pasar justru profit taking karena alasan krisis Eropa masih panjang. Lalu, pasar juga ragu apakah setelah Yunani dibantu dengan bailout, Yunani akan menyelesaikan masalahnya. Ini alasanyang menjelaskan, jika Yunani tetap di zona euro, tapi marketnya justru turun.

Bagaiaman jika pemenang pemilu adalah partai yang antibailout?

Begitu juga jika yang antibailout yang menangdan mengakibatkan Yunani berisiko keluar dari eurozone. Yunani tidak lagi menggunakan mata uang euro dan kembali menggunakan mata uang sendiri karena tidak punya solusi bayar utang yang jatuh tempo karena tidak dibailout. Tapi, negeri Para Dewa itu masih jadi anggota Uni Eropa.

Memang,keluarnya Yunani dari zona euro, bukan berarti tidak menakutkan bagi pasar. Sebab, efek dominonya bisamenjalar ke Spanyol dan Italia yang juga dikhawatirkan hengkang dari eurozone.

Pengaruhnya ke pasar?

Ini justru bisa dijadikan alasan untuk para big boss untuk mengangkat harga saham. Alasannya, dengan keluarnya Yunani dari eurozone, berarti permasalahan Yunaniakan cepat selesai. Negara-negara zona euro lainpun tidak terpapar. Pasar berkaca pada Islandia yang bisa mengatasi masalahnya sendiri pada 2008.

Artinya, akan banyak alasan yang dibuat-buatdan mewarnai pasar. Dari sisi zona perdagangan, Yunaniakan tetap jadi bagian dari Uni Eropa tapi punya mata uang sendiri seperti Turki dan lain-lain. Kenaikan maupun penurunandi bursa saham regional dan domestik, akan ada berita yang mendukungnya. Jadi, jika Yunani tetap di Uni Eropa, bisa saja indeks justru turun karena yunani akan memberatkan Eropa dan lain-lain.Begitu juga sebaliknya.

Karena itu, akan adadua versiberita yang disimpan oleh news maker. Berita tersebut, tergantung pada arah market setelah hasil pemilu Yunani diumumkan. Jadi, bukan pasar yang mengikuti berita tapi berita yang akan mengikuti pergerakan pasar.

Lihat saja akhir pekan lalu di mana market regional justru menghijau. Padahal,semua pelaku pasar tahu, Yunani akan melangsungkan pemilu pada Minggu 17 Juni. Bisa jadi, ini penarikan ke atas agar jika yang menang partai antibailout, ada kesempatan profit taking di harga tinggi.

Bagaimana posisi IHSG secara grafik?

Secara grafik,penguatan IHSG akhir pekan lalu, belum mengonfirmasi apapun. Penguatan tersebut masih mencerminkan konsolidasi indeks. Jadi, kenaikan ini hanya cooling down sementara dari tren yang memang masih cenderung melemah.

Dilihat dari tren hariannya, IHSG masih cenderung melemah dan belum mengalami pembalikan arah. Tapi, bearish indeks memang sudah mulai menurun. Jika bursa regional merespon negatif pemilu Yunani, IHSG pun akan kembali menguji level support.

Level support dan resistance IHSG dalam sepekan ke depan?

Support IHSG berada di 3.600dengan resistance di 3.930. Setelah itu, IHSG melaju ke level psikologis 4.000. Saat ini, peluang arah pergerakan IHSG masih 50:50. Apapun hasil pemilu Yunani, baik atau buruk, lalu lihat pasar bagaimana meresponnya. Ikuti saja gerakan yang sebenarnya diinginkan pasar.

Apa saran Anda untuk para trader dan investor?

Untuk trader (investor jangka pendek), lebih baik lihat kondisi pasar Senin (18/6/2012)ini. Sedangkan untuk investor, bisa memilih saham-saham yang secara valuasi sudah murah karena jenuh jual (orversold) terutama pada saham-saham perbankan, pertambangan batu bara dan consumer goods.Saran saya, kalau mau masuk jangan sekaligus. Sebab, pasar harus melihat seperti apa kondisi Yunanipascapemilu.

Spesifik saham pilihan Anda?

Perusahaan yang tidak terpengaruh Yunani,bisa jadi sasaran beli seperti PT Jasa Marga (JSMR). Saham ini, ada krisis Eropa atau tidak, pemasukannya terus berjalan.Lalu,begitu juga dengan consumer goods yang berorientasi lokal, seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dan PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA).

Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Negara Indoensia (BBNI). Saham PT Bank Mandiri (BMRI) lebih baik jangan karena BBRI lebih murah. Lalu, PT Bank Tabungan Negara (BBTN) yang juga menarik karena ada kemungkinan right issue di Rp1600. Pada Jumat (15/6/2012), ada tarikan yang cukup lumayan, sehingga saya curiga rights issue sudah mendekati waktunya dan ditarik ke Rp1.600. BBTN menjadi saham spekulatif yang cukup menarik. Untuk , saham PT Bank Danamon (BDMN) pasar harus nunggu masalah akuisisinya.

Bagaimana jika pasar merespon positif hasil pemilu Yunani?

Jika pasar merespon positif hasil pemilu Yunani, justru saham-saham yang sudah melemah tajamdan jenuh jaul (oversold) akan jadi sasaran pembelian sehingga terjadi pembalikan arah. Jadi, saham-saham yang murah akan dicari seperti di saham-saham batu bara yang sudah minus tajam.

Antara lain, PT United Tractor (UNTR), PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Harum Energy (HRUM). Begitu juga saham PT Resource Alam Indonesia (KKGI) meski merupakan saham small cap,tapi berfundamental baik dan termasuk menarik karena murah. Jadi, burulah saham-saham yang berfundamental oke. Begitu juga dengan saham tambang logam seperti PT Aneka Tambang (ANTM) yang saat ini sudah mulai diburu.

Bagaimana dengan saham BUMI?

Sementara itu, saham PT Bumi Resources (BUMI) disarankan untukdihindari terlebih dahulu. Sebab, kita tahu harganya sudah murah tapi emiten masih menyisakana permasalahan yang belum jelas dan utangnya banyak.

Di luar BUMI, untuk trader, harus benar-benar memperhatikan bagaimana respons pasar atas hasil pemilu Yunani. Jika respon pasar positif, kita bisa langsung masuk pada saham-saham yang sudah murah itu khususnya di pertambangan batu bara.

Sebaliknya, jika respon pasar negatif, justru hindari saham-saham batu bara. Pasar bisa mengambil saham alternatif dengan memilih saham-saham perbankan dan consumer goods yang tidak terpengaruh oleh krisis Yunani.

Bagaimana strategi trading-nya jika respons atas Yunani ternyata negatif?

Strateginya, tunggu dulu hingga penurunannya cukup lumayan untuk lakukan aksi beli.Jadi, perhatikan saja pembukaan Hang Seng Index (HSI) dan Dow Jones Futures seperti apa. Jika responnya positif, langsung beli saham-saham yang sudah tergerus banyak dan emiten jelas bukan abal-abal.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.