INILAH.COM, Jakarta – Saham HRUM dinilai jadi oase di tengah laju IHSG yang tak pasti. Sebab, potonsi kentungannya besar sedangkan risikonya cukup minim. Seperti apa?
Presiden dan pendiri PT Astronacci Internasional Gema Goeyardi mengatakan hal itu. Menurutnya, koreksi saham-saham batu bara termasuk HRUM memang telah membuat retail trader menjadi putus asa. Hal itu, akibat penurunan tajam harga batu bara.
Tapi, kata dia, saat ini harga batu bara sudah mendekati area bottom-nya. Begitu juga dengan potensi pelemahan saham HRUM yang menurut Gema sudah terbatas. “Sebagai trader,Anda dapat melakukan pembelian dengan masuk bertahap dari harga Rp5.300-5.450dengan stop loss 3,5% per trading. Target harga terdekat adalah Rp5.900 dan Rp6.200,” katanya kepada INILAH.COM.
Pada perdagangan Rabu (13/6/2012), saham PT Harum Energy (HRUM) ditutup menguat Rp100 (1,86%) ke posisi Rp5.450 dengan intraday tertinggi Rp5.500 dan terendah Rp5.250. Volume transaksi mencapai 35.448 lembar saham senilai Rp95,9 miliar dan frekuensi 2.447 kali. Berikut ini wawancara lengkapnya:
IHSG bergerak sideways. Saham apa yang paling menarik menurut Anda saat ini?
Dalam kondisi pasar saham yang sedang bergerak dalam ketidakpastian, pasar harus memilih saham yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar namun resiko yang terbatas. Maka saat ini saya akan membagikan HRUM yang dapat dijadikan pilihan investasi untuk Anda para investor dan trader konservatif.
Mengapa saham HRUM?
HRUM merupakan salah satu emiten batubara yang berkualitas baik dari segi kinerja dan manajemen perusahaan. Selama 6 bulan terakhir saham ini terpukul sangat dalam dari harga Rp9.000 hingga saat ini yang hanya ditawarkan seharga Rp5.450. Kejatuhan saham ini, juga diikuti oleh seluruh sahambatubara kelas 1 yang seakan-akan sudah tidak ada nilainyadan terpukul lebih dari 40%.
Apa yang jadi pemicu utama kejatuhan saham-saham batu bara secara umum?
Salah satu penyebab dari penurunan ini adalah kejatuhan harga batubara yang tersisa US$88 saja per tonnya. Dalam kondisi seperti ini, saya yakin, banyak retail trader yang sangat desperate(putus asa) dengan kondisi seperti ini. Karena itu, hari ini saya akan menyajikan sudut pandang yang berbeda.
Maksud Anda?
Dikala putus asa dirasakan oleh investor retail, para trader institusijustru akan menjadi greedy dan akan mencari posisi untuk membeli saham HRUM diharga yang super murah. Karena itu, kita akan melihat dari siklus yang terjadi dimana harga telah mencapai area demand/support terkuat di area Rp5.200-5.400.
Bagaiaman dengan arah harga batu bara sendiri?
Perlu Anda ketahui, harga batubara telah hampir mendekati area bottomnyayang diperkirakan antara US$85-88per metrik ton. Harga US$85 akan menjadi sangat penting dimana saat harga batubara jatuh dibawah level tersebut, seluruh proses produksi tambang batubara akan merugi.
Karena itu, dari sisi demand/support yang terbentuk pun, dapatdilihat bahwa area tersebut memang berpeluang menjadi area support kuatnya.Saat batubara kembali rebound, area US$110 per metric ton dapat dicapai kembali dalam waktu maksimal 7-8 bulan dari awal mula rebound-nya.
Apakah harga saham HRUM juga sudah mencapai level bottom-nya?
Saya melihat proses penurunan saham HRUM sudah sangat terbatas dimana harga telah sampai pada support terakhir sebelum turun lebih jauh dibawah harga Initial Public Offering (Penawaran Umum Saham Perdana/IPO)-nya. Maka, saat ini kita akan melihat area Astronacci Time Support pada tanggal 13 Juni 12 saat Sun Trine Saturn yang dapat menjadi area bottom baru bagi saham ini.
Kondisi fundamental emiten HRUM bagiamana?
Secara fundamental,pendapatan emiten ini berpeluang naik lagi pada kuartal III-2012 seiring dengan kebutuhan batubara yang akan meningkat menjelang musim dingin. Untuk investasi saham HRUM boleh dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan Anda menerima resiko.Dibandingkan dengan semua saham batubara lainnya, HRUM merupakan yang terbaik.
Apa saran Anda untuk para trader?
Sebagai trader,Anda dapat melakukan pembelian dengan masuk bertahap dari harga Rp5.300-5.450 dengan stop loss 3,5% per trading. Target harga terdekat adalah Rp5.900 dan Rp6.200. Tapi, harus diperhatikan saat saham berada di area time bottom utama, probabilitas menjadi cukup besar sehingga saat harga tidak naik lebih dari tanggal 18 Juni 12, harus segera keluar karena bisa dipastikan harga akan turun lebih dalam.