INILAH.COM, Jakarta – Dalam sepekan ke depan, memang IHSG diprediksi hanya akan bergerak dalam kisaran 3.750-3.865. Tapi, dalam dua pekan, level 4.000-4.020 mampu dicapai.
Technical analyst dari Jsxpro.com Tommy Yu mengatakan hal itu. Dia menyodorkan strategi yang dapat diambil oleh investor. Yakni, beli saham-saham bagus yang sedang berada di harga discount.Sedangkan untuk trader (investor jangka pendek),menurutnya, pullback yang terjadi dalam dua hariterakhir di pekan lalu, kemungkinan akan berlanjut pada pekan depan.
Anda trader, kata dia, bisa mengambil posisi buy on weakness. “Saya optimistis, IHSG mampu melanjutkan kenaikannya pada pekan depan. Target IHSG dalam dua pekan kedepan akan mencapai level 4.000-4.020,” katanya kepada INILAH.COM.
Pada perdagangan Jumat (8/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup melemah 15,27 poin (0,40%) ke posisi 3.825,328 dengan intraday tertinggi 3.840,805 dan terlemah 3.805,336. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang turun 1,33 poin (0,20%) ke 651,787. Berikut ini wawancara lengkapnya:
Dalam dua hari terakhir IHSG melemah ke 3.825,32. Bagaimana Anda melihat arah berikutnya?
Saya coba menganalisis IHSG dengan menggunakan Fibonacci Retracement yang ditarik dari tanggal 4 October 2011 hingga 4 Mei 2012. Dari tarikan Fibonacci tersebut ditemukan penentuan level support dan resistanceIHSG. Antara lain, level Fibonacci 38,2% (3.865), 50% (3.750), dan 61,8% (3.635). Angka-angka tersebut, merupakan level penting yang juga berfungsi sebagai level supportatau resistance. Anda bisa lihat pada level ini telah diuji beberapa kali dan cukup kuat.
Penurunan indeks yang dimulai tanggal 4 Mei 2012 telah mencapai targetnya pada4 Juni di level Fibonacci 61,8% di 3.635. Setelah mencapai target tersebut indeks rebound sampai dengan hariJumat, 8 Juni 2012 dan ditutup di level 3.825.

Apa penjelasan teknikalnya soal penurunan IHSG dalam dua hari terakhir di pekan lalu?
Itu merupakan pullback yang normal terjadi setelah indeks naik cukup kencang pada haru Rabu (6/6/2012). Menurut saya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Level support dan resistance IHSG?
Support terdekat dari IHSG adalah di 3.750 dan resistance di 3.865. Saya memperkirakan IHSG akan bergerak dalam range tersebut selama seminggu kedepan. Namun, kisaran support dan resistance tersebut, sifatnya hanya sementara. Saya optimistis, IHSG mampu melanjutkan kenaikannya pada pekan depan. Target IHSG dalam dua pekan kedepan akan mencapai level 4.000-4.020.

Bagaimana strategi untuk investor?
Strategi yang dapat diambil untuk investoradalah beli saham-saham bagus yang sedang berada di harga discount.
Bagai trader?
Bagi trader(investor jangka pendek), pullback yang terjadi dalam dua hariterakhir di pekan lalu, kemungkinan akan berlanjut pada pekan depan. Anda trader, bisa mengambil posisi buy on weakness.
Saham-saham pilihan Anda?
Beberapa saham unggulan yang dapat dipilih, antara lain PT United Tractor (UNTR), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Media Nusantara Citra (MNCN), dan PT Mitra Adi Perkasa (MAPI).