INILAH.COM, Jakarta – Secara teknikal, IHSG berpeluang berada di kisaran 4.000-4.020 dalam dua pekan ke depan. Saatnya berburu saham-saham di harga diskon. Inilah pilihan sahamnya.
Pada perdagangan Jumat (8/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup melemah 15,27 poin (0,40%) ke posisi 3.825,328 dengan intraday tertinggi 3.840,805 dan terlemah 3.805,336. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang turun 1,33 poin (0,20%) ke 651,787.
Technical analyst dari Jsxpro.com Tommy Yu coba menganalisis IHSG dengan menggunakan Fibonacci Retracement yang ditarik dari tanggal 4 October 2011 hingga 4 Mei 2012. Menurutnya, dari tarikan Fibonacci tersebut ditemukan penentuan level support dan resistanceIHSG.
Antara lain, kata dia, level Fibonacci 38,2% (3.865), 50% (3.750), dan 61,8% (3.635). Angka-angka tersebut, merupakan level penting yang juga berfungsi sebagai level supportatau resistance. “Anda bisa lihat pada level ini telah diuji beberapa kali dan cukup kuat,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Lebih jauh dia menjelaskan, penurunan indeks yang dimulai tanggal 4 Mei 2012 telah mencapai targetnya pada4 Juni di level Fibonacci 61,8% di 3.635. “Setelah mencapai target tersebut indeks rebound sampai dengan hari ini, Jumat, 8 Juni 2012 dan ditutup di level 3.825,” ujarnya.
Dia menilai, penurunan yang terjadi dua hari terakhir di pekan lalu merupakan pullback yang normal terjadi setelah indeks naik cukup kencang pada haru Rabu (6/6/2012). “Menurut saya tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” timpal Tommy.
Tommy menjelaskan, support terdekat dari IHSG adalah di 3.750 dan resistance di 3.865. “Saya memperkirakan IHSG akan bergerak dalam range tersebut selama seminggu kedepan,” papar Tommy.
Namunmenurutnya, kisaran support dan resistance tersebut, sifatnya hanya sementara. Dia optimistis, IHSG mampu melanjutkan kenaikannya pada pekan depan. “Target IHSG dalam dua pekan kedepan akan mencapai level 4.000-4.020,” papar dia.
Di atas semua itu, Tommy mengajukan strategi baik untuk investor maupun trader. Bagi investor, strateginya adalah beli saham-saham bagus yang sedang berada di harga discount.“Bagi trader(investor jangka pendek), pullback yang terjadi dalam dua hariterakhir di pekan lalu, kemungkinan akan berlanjut pada pekan depan. Anda trader, bisa mengambil posisi buy on weakness,” timpalnya.
Tommy menyodorkan, beberapa saham unggulan yang dapat dipilih. Antara lain PT United Tractor (UNTR), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Media Nusantara Citra (MNCN), dan PT Mitra Adi Perkasa (MAPI).