Rabu, 19 Juni 2013 | 16:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wall Street Ditutup Flat
Headline
IST
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Selasa, 5 Juni 2012 | 07:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Bursa saham Amerika Serikat ditutup flat pada perdagangan saham Senin (4/6/2012) setelah penurunan tajam baru-baru ini. Kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa dan data ekonomi Amerika Serikat melemah membuat investor khawatir dengan saham.

Indeks Dow Jones turun 17,11 poin atau 0,14% ke level 12.101,46. Indeks S&P 500 naik 0,14 poin atau 0,01% ke level 1.278,18. Indeks Nasdaq naik 12,53 poin atau 0,46% ke level 2.760,01.

Tanda-tanda ekonomi melemah di seluruh dunia dan krisis utang Eropa telah mengguncang investor sehingga menghindari investasi beresiko seperti komoditas dan saham untuk membeli obligasi pemerintah.

"Saya pikir kami turun sedikit terlalu jauh, terlalu cepat dan reaksi mungkin sedikit berlebihan terhadap laporan tenaga kerja Amerika Serikat," ujar Fred Dickson, Chief Market Strategist D.A Davidson and Co, seperti dikutip dari yahoofinance.

Lebih lanjut ia mengatakan, indeks saham kemungkinan akan melemah lagi dalam waktu dekat hingga indeks saham mendapatkan berita positif dari Eropa.

Laporan data tenaga kerja Amerika Serikat jauh lebih lemah dari yang diharapkan. Selain itu, data untuk order barang-barang manufaktur turun 0,6% pada April 2012.

Sentimen eksternal lain, dalam meningkatkan potensi untuk pasar mencari langkah-langkah mengakhiri krisis utang, Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak untuk jauh lebih ambisis dalam tindakan termasuk pemerintah pusat untuk mengelola keuangan zona Euro dan kekuatan baru besar untuk komisi Eropa, parlemen Eropa dan Mahkamah Kehakiman Eropa. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menganjurkan

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menganjurkan langsung penyelamatan Eropa untuk bank negara tersebut dengan dukungan moral dari komisi Eropa.

Adapun indeks S&P sektor keuangan paling terkena krisis utang Eropa dengan turun 1%. Indeks S&P sektor industri turun 1%. Sementara itu, indeks Nasdaq naik didorong dari kenaikan saham Amazon sebesar 3,1% menjadi ke level US$214,57.

Saham perbankan Amerika Serikat mengalami pelemahan karena tekanan krisis utang Eropa. Sedangkan, indeks KBW Bank yang mengukur kinerja 24 bank Amerika Serikat turun sekitar 18%. Pada perdagangan saham Senin, indeks turun 2,2% ke level US$41.

Morgan Stanley mengalami tekanan karena didorong dari pasar memberlakukan bank dalam peringkat junk, dan biaya pinjaman akan mengalami kerugian. Saham Morgan Stanley turun 2,9% menjadi US$12,36. Saham Facebook Inc turun 3% ke level US$26,90. Saham Delta Air Lines turun 11,6% ke level US$10,18.

Volume perdagangan saham sekitar 7,15 miliar saham di bursa saham New York, Nasdaq, dan American Exchange dibandingkan rata-rata harian sekitar 6,85 miliar saham. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.