Jumat, 24 Mei 2013 | 06:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Irwan Ibrahim
Potensi Rebound Saham Tambang Lebih Besar
Headline
Irwan Ibrahim - Inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Selasa, 5 Juni 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Setelah melemah tajam hingga mencapai rata-rata 7,68% kemarin, saham-saham tambang dinilai punya potensi technical rebound lebih besar. Saatnya dimainkan.

Pengamat pasar modal Irwan Ibrahim memperkirakan rebound-nya saham di sektor pertambangan seiring technical rebound pada IHSG dan bursa regional Asia. Irwan yakin, IHSG hari ini beluang rebound dan masih akan didominasi oleh saham-saham bluechip di grup Astra dan saham-saham di sektor pertambangan.

Menurutnya, bagi investor yang harga sahamnya tersangkut pada saham-saham tersebut, posisi harga saat ini jadi kesempatan untuk melakukan average down. Tujuannya, untuk mengimbangi pembelian sebelumnya yang tersangkut di harga tinggi. “Tapi, pelaku pasar juga bisa speculative buy dengan pola permainan yang cepat,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Senin (4/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 145,18 poin (3,82%) ke posisi 3.654,582 dengan intraday tertinggi 3.730,045 dan terendah 3.635,283. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang 25,71 poin (4,01%) ke posisi 615,717. Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG melemah hampir 4%. Bagaimana Anda melihat arahnya Selasa (5/6/2012) ini?

Akan balik arah menguat. IHSG memiliki support 3.600 dan resistance 3.700. Tapi, setelah rebound ke 3.700, IHSG berpeluang kembali melemah. Sebab, penguatan ini semata faktor technical rebound setelah indeks menembus support kedua dan ketiga akibat tekanan jual dari para investor. Secara umum, pada bursa Asia pun berpeluang mengalami technical rebound.

Apa yang membuat IHSG melemah tajam kemarin hingga melampaui koreksi bursa saham di regional Asia?

Pelemahan IHSG kemarin, seiring koreksi yang terjadi di bursa global seiring pelemahan harga komoditas dan mata uang euro. Investor secara umum masih mencermati pasar finansial di Eropa dan data-data ekonomi di Amerika.

Tapi, mengapa pelemahan jauh lebih besar dibandingkan rata-rata pelemahan di regional Asia?

Pelemahan IHSG yang tajam hingga mendekati 4% kemarin di tengah pelemahan rata-rata bursa Asia yang hanya 2%, dipicu oleh faktor tidak stabilnya politik di dalam negeri. Pasar melihat, kasus Wisma Atlet di Hambalang sudah masuk ke jantung partai penguasa bahkan mengoyang menteri keuangan. Pasar melihat, poltik tidak stabil. Karena itu, pelemahan IHSG lebih dalam dibandingkan bursa Asia lainnya.

Dengan kondisi itu, Anda tetap yakin IHSG menguat hari ini?

Saya yakin, IHSG hari ini beluang rebound dan masih akan didominasi oleh saham-saham bluechip di grup Astra dan saham-saham di sektor pertambangan.

Saham-saham pilihan Anda?

Saya rekomendasikan positif satu saham dari grup Astra dan lima saham dari sektor pertambangan baik batu bara maupun logam. Saham-saham pilihan adalah PT Astra Internasional (ASII), PT Indo Tambang Raya (ITMG), PT Bumi Resources (BUMI), PT Adaro Energy (ADRO), PT Bukit Asam (PTBA) dan PT Aneka Tambang (ANTM). Saham-saham tambang mengalami pelemahan tajam sehingga potensi technical rebound-nya cukup besar.

Bagaimana strategi trading pada saham-saahm tersebut?

Bagi investor yang harga sahamnya tersangkut pada saham-saham tersebut, posisi harga saat ini jadi kesempatan untuk melakukan average down untuk mengimbangi pembelian sebelumnya yang tersangkut di harga tinggi. Tapi, pelaku pasar juga bisa speculative buy dengan pola permainan yang cepat.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.