Jumat, 24 Mei 2013 | 23:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Adaro Energy, Top Volume Hari Ini
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 4 Juni 2012 | 17:56 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Adro Energy Tbk (ADRO) menjadi top foreign sell mencapai 30,6 juta saham dari perdagangan 109 juta saham senilai Rp135,6 miliar.

Urutan kedua saham ELTY mencpai 27,9 juta saham dari volume perdagangan 157,1 juta saham. Saham BUMI menjadi urutan ketiga mencapai 25,4 juta saham dari volume 144,7 juta saham. Demikian mengutup data BEI, Senin (4/6/2012).

Saham ENRG menjadi urutan keempat mencapai 20,1 juta saham dari volume perdagangan 392,9 juta saham. Urutan kelima saham ANTM mencapai 13,2 juta saham dari volume 53,2 juta saham. Untuk urutan keenam saham BKSL mencapai 11,5 juta dari volume 214,8 juta saham. Saham LPKR menjadi urutan ketujuh mencapai 11,5 juta saham dari volume 37,3 juta saham.

Untuk urutan kedelapan saham BORN mencapai 9,5 juta saham dari volume perdagangan 58,7 juta saham. Urutan kesembilan saham PTBA mencapai 7,7 juta saham dari volume 9,4 juta saham. Sementara saham UNSP menjadi urutan kesepuluh mencapai 6,1 juta saham dari volume perdagangan 69,6 juta saham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.