INILAH.COM, Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) sedang membangun pabrik Butadin sebagai bahan baku karet sintetis yang selama ini di dalam negeri masih impor.
Menurut Vice Senior Presiden PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Suryandi, progres pabrik tersebut sudah mencapai 44% per April 2011 dan ditargetkan selesai kuartal III 2012. "Pembangunan sudah dilakukan sesuai jadwal," kata Suryandi.
Adapun dana yang disiapkan ungkap Suryandi untuk pembangunan pabrik ini sebesar US$150 juta. Dana tersebut sudah dicairkan di bulan februari 2012. Oleh karenanya Chandra Asri dalam masalah dana proyek pabrik Butadin ini tidak ada lagi masalah. "Dana pembangunan sudah terjamin," ujarnya.
Dana tersebut, kata Suryandi berasal dari empat bank mitra Chandra Asri, di antaranya HSBC, DBS Indonesia dan Singapura, Danamon, dan Standard Chatered Bank.
Sementara belanja modal yang dianggarkan untuk tahun 2012 ini Chandra Asri mengalokasikan sebesar US$100 juta. Dan untuk Butadin tidak sepenuhnya digunakan dari dana capex. "Capex tidak sepenuhnya untuk butadin, tapi biaya belanja modal lain," jelasnya. [hid]