INILAH.COM, Jakarta - IHSG jatuh 145,1 poin atau 3,8% menjadi 3.654,58 pada penutupan perdagangan Senin (4/6/2012). Volume perdagangan mencapai 3,3 miliar saham senilai Rp3,9 triliun.
Perdagangan diwarnai dengan 304 saham jatuh, 14 saham menguat dan 32 saham stagnan. Investor asing dalam posisi net sell hingga Rp231,4 miliar.
Indeks JII turun 4,1%, indeks ISSI turun 4,1%, IDX30 turun 3,8% dan indeks LQ45 turun 4,04%. Pelemahan terdalam dialami saham sektor pertambangan turun 7,6%, disusul saham sektor industri dasar turun 5,8% serta saham sektor perkebunan turun 5,3%.
Indeks hanya bergerak terbatas tanpa mendapat sentimen positif selama perdagangan. Level terendah hari ini di 3.635,28 dan level tertinggi di 3.730,04. Menurut analis saham Milenium Danatama Securities, Ahmad Riyadi, investor asing berbondong-bondong keluar mencari aman. "Saat dana asing masuk (beberapa waktu lalu) kita gembira banget, tetapi begitu mereka keluar kita harus siap," jelasnya.
Kontak minyak mentah di pasar Asia turun 1,9% menjadi US$81,6 per barel di Globex Tokyo. Pasar merespon data tenaga kerja AS yang mengecewakan pada akhir pekan lalu. Angka pengangguran di AS menyentuh 69 ribu lebih sedikit dari yang diprediksi oleh ekonom. Angka ini menunjukkan kenaikan 8,2% sekaligus mencatatkan angka tinggi pertama dalam tahun ini.
Bursa saham Asia juga terpangaruh pelemahan Wall Street akhir pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 2,2%, indeks Nikkei turun 1,7%, indeks STI turun 1,4%, indeks Shanghai turun 2,7%, indeks Kospi turun 2,8%, indeks ASX turun 1,9%.