INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menjadi top foreign sell mencapai 110,02 juta saham dari volume perdagangan 114,3 juta saham senilai Rp77,9 miliar.
Demikian mengutip data BEI, Jumat (1/6/2012). Urutan kedua saham BUMI mencapai 40,02 juta saham dari volume 114,2 juta saham. Saham BBRI menjadi urutan ketiga mencapai 24,5 juta saham dari volume 53,5 juta saham. Urutan keempat saham PNLF menjadi 18,1 juta saham dari volume 52,4 juta saham.
Untuk urutan kelima saham BDSE mencapai 13,4 juta saham dari volume perdagangan 29,2 juta saham. Untuk saham BMTR menjadi urutan keenam mencapai 11,4 juta saham dari volume 35,4 juta saham. Untuk saham ENRG menjadi urutan ketujuh mencapai 10,8 juta saham dari volume 156,1 juta saham.
Sementara urutan kedelapan saham PGAS mencapai 6,9 juta saham dari volume perdagangan 20,9 juta saham. Urutan kesembilan saham IMAS mencapai 6,8 juta saham dari volume 1,1 juta saham. Untuk urutan kesepuluh saham BTEL mencapai 6,3 juta saham dari volume 64,8 juta saham.