INILAH.COM, New York – Kepala Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi menyatakan, mata uang euro bakal tak stabil jika tak ada kebijakan yang dibuat untuk menyeimbangkan keuangan kawasan.
Draghi, saat berbicara di hadapan Parlemen Eropa menyatakan, para pemimpin Uni Eropa (UE) harus segera menjelaskan visi apa yang mereka miliki untuk masa dapan mata yang tunggal tersebut.
Tugas ECB sebagai penjaga stabilitas harga, tegasnya, takkan bisa menggantikan kurangnya kebijakan yang dibuat oleh para petinggi UE. Ia melihat hal ini sedang terjadi di kawasan itu.
“Apa ECB bisa mengisi kekosongan karena kurangnya governance di kawasan Eropa? Jawabnya, tidak,” kata Draghi.
Krisis yang melanda Eropa selama beberapa tahun terakhir ini, kata Draghi, telah merusak asumsi mengenai kesinambungan bank sentral dengan utang pemerintah. Struktur yang sama, ujarnya, sedang menimpa euro.
“Konfigurasi yang sudah kita miliki 10 tahun ini dan berdasarkan kesinambungan, saat ini mulai tak berimbang. Kecuali ada langkah yang segera diputuskan dan diterapkan,” tandasnya. [ast]