Kamis, 20 Juni 2013 | 16:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jepang Pimpin Koreksi Bursa Asia
Headline
IST
Oleh: Th. Asteria
pasarmodal - Jumat, 1 Juni 2012 | 15:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Sydney – Kebanyakan bursa Asia melemah pada Jumat (1/6/2012) karena suramnya data manufaktur China memicu kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan global. Bursa Jepang juga terkoreksi, terimbas dampak penguatan yen terhadap saham eksportir.

Di Jepang, indeks Nikkei Stock Average turun 1,2%, sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,5% dan di Australia, indeks S&P/ASX 200 tergelincir 0,3%. Di Cina, indeks komposit Shanghai kehilangan 0,1%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong stabil.

Koreksi muncul setelah indeks manufaktur China (PMI) versi resmi terlihat turun menjadi 50,4 pada Mei, dari 53,3 pada April, jauh di bawah perkiraan. Data PMI versi HSBC terpantau turun menjadi 48,4 pada Mei, dibandingkan 49,3 pada April.

"Data ini sangat buruk, dan begitu jelas menunjukkan perlambatan dari momentum pertumbuhan, yang kemungkinan akan membantu meyakinkan para pembuat kebijakan bahwa ekonomi membutuhkan stimulus lebih. Kami tidak mengharapkan 'paket' sejumlah besar, seperti selama krisis Lehman, melainkan serangkaian tindakan untuk merangsang belanja infrastruktur dan pinjaman, "kata Dariusz Kowalczyk, ekonom senior dan analis di Credit Agricole.

Bursa AS juga mencatatkan bulan terburuk dalam beberapa tahun kemarin. Data pekerjaan dan data kegiatan bisnis yang mengecewakan serta kekhawatiran yang berlangsung di Eropa, membuat investor wai and see menjelang laporan nonfarm payroll.

Dengan dolar AS di bawah 79 yen dan euro di bawah 97 yen pada jam perdagangan Asia, eksportir Jepang berada di bawah tekanan. Di Tokyo, Sony Corp turun 3,5%, sementara Sharp Corp merosot 4,9% dan Advantest Corp turun 5,6%.

Mazda Motor Corp diperdagangkan turun 4%. Nikkei melaporkan bahwa produsen mobil berencana memangkas 250 pekerjaan penjualan di Eropa dan AS. Sementara Nissan Motor Corp turun 3% dan Isuzu Motors Ltd kehilangan 5%.

Perusahaan teknologi Renesas Electronics Corp anjlok lagi 10%, mencatat penurunan sejak awal kuartal hingga kini dengan kerugian lebih dari 60%. Saham di sektor pelayaran juga tertekan. Di Seoul, Samsung Engineering Co turun 4,3% dan Hyundai Heavy Industries Co kehilangan 2,6%.

Saham tambang juga melemah di Australia, dimana BHP Billiton Ltd turun 0,8% dan saingannya Rio Tinto Ltd kehilangan 2,3%. Aluminum Corp of China Ltd juga tenggelam 4,2% di Hong Kong. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.