Rabu, 19 Juni 2013 | 04:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Indonesian Paradise Raih Kredit Bukopin Rp87,7 M
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Jumat, 1 Juni 2012 | 13:26 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) melakukan perjanjian kredit dengan PT Bank Bukopin Tbk senilai Rp87,7 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Jumat (1/6/2012). Perjanjian tersebut dilakukan oleh satu anak usaha perseroan yaitu PT Mega Biru Selaras (MBS) dengan nilai pinjaman Rp15,7 miliar untuk jangka waktu 96 bulan. Pinjaman untuk refinancing dana pembangunan Circus Waterpark dan modal kerja operasional Circus Waterpark. MBS merupakan anak usaha perseroan dengan kepemilikan 99,66%.

Untuk PT Praba Kumala Sajati (PKS) dengan nilai pinjaman Rp34 miliar untuk jangka waktu 84 bulan. Pinjaman tersebut untuk pembangunan budget hotel di Kuta, Bali dan modal kerja. PKS merupakan anak usaha dari PT Karsa Citra Unggul (KCU) dengan kepemilikan KCU 99,9%. Sedangkan KCU merupakan anak usha perseroan dengan kepemilikan 99,9%.

Sementara PT Segara Biru Kencana (SBK) dengan pinjaman Rp38 miliar untuk jangka waktu 84 bulan. Pinjaman digunakan untuk mendanai pembangunan proyek di Sanur, Bali dan modal kerja. PT SBK merupakan anak usaha KCU dengan prosentase kepemilikan Rp99,9%.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.