INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membukukan kenaikan total kredit sebesar 18,9% pada kuartal I 2012 menjadi Rp164,81 triliun dari periode yang sama 2011 sebesar Rp138,65 triliun.
Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo di Jakarta, Senin (28/5/2012) menyebutkan komposisi kredit yang disalurkan tersebut 35,4% ke segmen korporasi, 34,9% usaha kecil & menengah, sedang segmen konsumer dan retail sebesar 21,8%. Sisanya berupa pembiayaan anak perusahaan dan bisnis internasional.
Untuk total aset, Bank mencatatkan kenaikan 18,4% pada kuartal I 2012 menjadi Rp289,37 triliun dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp244,34 triliun.
Kredit konsumer mengalami pertumbuhan 32,7% yang dimoroti terutama pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) BNI Griya yang tumbuh 49,8% dari Rp12,95 triliun pada kuartal I 2011 menjadi Rp19,40 triliun pada kuartal I 2012. Disusul dengan pertumbuhan nilai transaksi pemakaian kartu kredit yang mencapai Rp3,99 triliun pada kuartal I 2012 atau naik 10,4% dibanding kuartal I 2011 sebesar Rp2,96 triliun.
Di sisi liabilities, BNI membukukan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17,1% dari Rp188,64 triliun menjadi Rp220,87 triliun. Khusus untuk dana current account saving account (CASA) yang merupakan sumber dana murah, mempunyai porsi yang cukup signifikan yaitu sebesar 60% dari keseluruhan DPK. Pertumbuhan dana CASA ini menunjukkan keberhasilan peningkatan kualitas layanan, sehingga nasabah semakin percaya dan nyaman bertransaksi di BNI.
Perbaikan kualitas kredit tersebut diiringi dengan ekspansi kredit di semua segmen, di mana ekspansi pinjaman yang tinggi juga mengangkat posisi loan to deposit ratio (LDR) dari 73,3% pada kuartal I 2011 menjadi 74,4% di kuartal I 2012.
Jumlah outlet cabang/kantor kas kuartal I 2012 mencapai 1.518 bertambah 330 outlet cabang atau sebesar 28% dari posisi kuartal I 2011 sejumlah 1.188. Selain itu, pada kuartal I 2012 BNI telah menambah 1.350 mesin ATM atau sebesar 27% dari 5.018 di kuartal I 2011 menjadi 6.368 ATM.
Sedangkan pertumbuhan jumlah karyawan tercatat sejumlah 4.896 karyawan atau sebesar 24% dari posisi kuartal I 2011 sejumlah 20.068 karyawan menjadi 24.964 karyawan. [hid]