Rabu, 19 Juni 2013 | 06:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sisihkan 36,4% Laba, BYAN Bagi Dividen Rp200/Saham
Headline
IST
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Senin, 28 Mei 2012 | 17:36 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memutuskan menyetujui membagikan total dividen 2011 sebesar Rp666,67 miliar.

Dividen 2011 sebesar Rp200 per saham. Total dividen tersebut sebesar 36,4% dari laba bersih 2011. "Pembayaran dividen 2011 akan dibayarkan dalam waktu dekat," ujar Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk, Chin Wai Fong, Senin (28/5/2012).

Perseroan mencatatkan laba bersih mencapai Rp1,83 triliun pada 2011 dari tahun 2010 sebesar Rp740,79 miliar. Pendapatan perseroan mencapai Rp13,23 triliun pada 2011 dari tahun 2010 sebesar Rp8,74 triliun.

Selain itu, perseroan menganggarkan belanja modal senilai US$255 juta pada 2012. Dana belanja modal untuk ekspansi usaha perseroan dan pembangunan KFT 2 di China. Perseroan menargetkan produksi sebesar 19,4 juta ton-20,4 juta ton pada 2012. Sedangkan penjualan sebesar 20 juta ton-20,8 juta ton pada 2012.

Hingga kuartal pertama 2012, perseroan mencatatkan produksi sebesar 3,9 juta ton dari kuartal pertama 2011 sebesar 3,4 juta ton. Penjualan mencapai 4,1 juta ton pada kuartal pertama 2012 dari kuartal pertama 2011 sebesar 4,2 juta ton-4,3 juta ton. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.