INILAH.COM, Jakarta - PT Bisi International Tbk (BISI) menggenjot penjualan ekspor menjadi 5% dari pada 2012 dari penjualan ekspor tahun 2011 sebesar 2%.
"Target ekspor 2011 sebesar 2%. Kami menargetkan penjualan sebesar 5% dari total penjualan pada 2012. Penjualan ekspor berasal dari penjualan jagung hibrida ke Srilanka," ujar Direktur Utama PT Bisi International Tbk, Jemmy Eka Putra, Senin (28/5/2012) saat paparan publik perseroan.
Selain itu, Jemmy menuturkan, penjualan ekspor juga akan berasal dari penjualan jagung hibrida ke India. Saat ini, perseroan telah mendapatkan ijin sementara untuk menjual jagung hibrida ke India. "Kami akan mulai menjual jagung hibrida pada Juni. Pasar India sangat besar dengan jumlah dua kali lipat," kata Jemmy.
Perseroan juga telah menjual benih sayuran ke Malaysia, Singapura, Thailand, Cina dan Vietnam. Untuk target kinerja 2012, perseroan mengharapkan penjualan tumbuh 15% dan laba bersih sebesar 30% pada 2012. Jemmy menuturkan, penjualan jagung hibrida masih menjadi penopang utama penjualan perseroan. Pihaknya optimis jagung hibrida akan lebih banyak diminati oleh petani.
Untuk meningkatkan kinerja perseroan pada 2012, perseroan akan meluncurkan 10 varietas pada 2012.
Hingga kuartal pertama 2012, perseroan mencatatkan laba bersih mencapai Rp69 miliar dari kuartal pertama 2011 senilai Rp42 miliar. Penjualan perseroan mencapai Rp279 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari kuartal pertama 2011 senilai Rp234 miliar.