INILAH.COM, Hong Kong – Bursa Asia ditutup menguat pada Senin (28/5/2012) setelah jajak pendapat di Yunani menunjukkan partai yang probailout unggul dalam pemilu mendatang, dengan saham China meningkat di tengah harapan stimulus kebijakan.
Di Jepang, indeks Nikkei Stock Average naik 0,2%, di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 1% dan indeks Taiex Taiwan naik 0,9%. Sedangkan bursa Korea Selatan ditutup untuk liburan. Pasar AS juga ditutup Senin untuk liburan Memorial Day.
Mengatasi awal sesi yang fluktuatif, indeks komposit Shanghai di China naik 1,2% dan di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,5%.
Apresiasi terjadi di tengah laporan bahwa National Development and Reform Commission, perencana utama ekonomi China, menyetujui tiga proyek konstruksi baja besar. Persetujuan ini menyusul janji Perdana Menteri Wen Jiabao pekan lalu adanya kebijakan pro-pertumbuhan.
"Kami telah mengamati perubahan yang signifikan dalam proses persetujuan program di NDRC, menyusul komentar PM Wen,” ekonom Credit Suisse Dong Tao menulis dalam sebuah laporan kepada klien.
"Kami percaya pemerintah telah memulai babak baru dari stimulus fiskal, dimana pemerintah daerah diminta untuk mengajukan proyek infrastruktur yang tertunda pekan lalu," katanya. "Secara keseluruhan, kami percaya bahwa stimulus dapat menahan penurunan dalam pertumbuhan dan permintaan investasi, meski tidak mampu rebound seperti 2009."
Beberapa saham properti, konstruksi, pertambangan dan logam melonjak di bursa China. Shanghai Construction Group Co. dan China Railway Erju Co.masing-masing naik hingga limit 10% hari ini. Anhui Conch Cement Co naik 5,8% dan Poly Real Estate Group Co naik 3,3% di Shanghai. Di Shenzhen, XCMG Construction Mechinery Co.naik 9% dan Xinjiang Tianshan Cement Co naik 8,6%.
Saham properti dan perbankan China menjadi emiten dengan performa positif di Hong Kong, di mana China Overseas Land & Investment Ltd naik 4,1%, China Resources Land Ltd naik 3,4% dan Bank of China Ltd naik 2,5%.
Apresiasi hari ini juga didukung situasi yang membaik di Eropa, dengan laporan jajak pendapat akhir pekan yang menempatkan partai probailout New Democrats sebagai pihak yang unggul. Laporan ini meredakan kekhawatiran bahwa Yunani akan keluar dari zona euro.
Saham pertambangan menguat di Sydney, dengan BHP Billiton Ltd dan Rio Tinto Ltd naik 1,4% dan 1,7% masing-masing.
Saham Woodside Petroleum Ltd naik 2,1%. Produsen energi lain juga naik karena minyak mentah berjangka naik tipis kembali di atas level US$ 91 per barel dalam perdagangan elektronik. Inpex Corp naik 0,3% di Tokyo, Santos Ltd naik 1,9% di Sydney dan CNOOC Ltd naik 0,4% di Hong Kong.
Di Tokyo, saham alat berat juga mendukung bursa, dengan Fanuc Corp naik 2% dan Fast Retailing Co naik 2,2%. [ast]