INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengharapkan penjualan tumbuh 15% pada 2012.
Hal itu disampaikan Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Ong Mei Sian, Rabu (16/5/2012). "Pertumbuhan penjualan diharapkan sebesar 15% pada 2012," ujar Ong Mei Sian.
Untuk meningkatkan penjualan tersebut, perseroan menyiapkan dana sekitar Rp1,5 triliun untuk belanja modal pada 2012. Dana belanja modal akan digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan ayam di Medan pada kuartal ketiga 2012.
Selain itu, belanja modal digunakan untuk breeding farm (pabrik tempat penetasan
day old chick (DOC)."Kami membangun feedmiil baru di Cirebon Jawa Barat dan Bali. Selain itu, pembangunan breeding farm di Sumatra, Kalimantan dan Papua.
Kami membangun breeding farm di luar Jawa karena melihat potensi ekonomi di luar Jawa," kata Ong Mei Sian.
Ong Mei Sian menambahkan, pihaknya membangun 20-30 breeding farm. Sebagian besar breeding farm tersebut telah dikerjakan sejak tahun lalu. Adapun dana belanja modal akan berasal dari kas internal dan sisa pinjaman yang telah didapatkan sebesar US$250 juta. "Ada total outstanding dana sebesar US$100 juta," tutur Ong Mei Sian.
Hingga kuartal pertama 2012, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,89 triliun dibandingkan periode sama sebelumnya Rp4,38 triliun. Laba bersih perseroan
naik menjadi Rp787 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp656 miliar.
Adapun market share perseroan untuk pakan ayam mencapai 35%-40%, DOC sebesar 35%, dan process food sebesar 70%.