Kamis, 20 Juni 2013 | 03:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nippon Steel Minati NIKL, Target Harga ke Rp 400
Headline
ist
Oleh:
pasarmodal - Rabu, 16 Mei 2012 | 08:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Beredar kabar bahwa Nippon Steel Corporation akan membeli sebagian besar saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).

Pembelian akan dilakukan di market dan melalui tender dengan target harga beli di level Rp 400. Rencana ini akan direalisasikan secepatnya oleh pihak Nippon Steel.

Nippon Steel berminat membeli saham NIKL, setelah kinerja korporasi semester awal 2012 dinilai sangat baik dan pihak asing ingin menambah jalinan kerjasama yang lebih erat dengan NIKL.

Di tengah kondisi market global yang sedang bergejolak, serta harga komoditi yang bergerak cukup volatile pada saat ini, pihak NIKL optimis tetap akan mencapai laba usaha yang tumbuh kira-kira 25% tahun ini. Beberapa investor strategis dalam negeri dikabarkan ikut mengumpulkan saham NIKL hingga menyentuh target harganya di Rp 400.

Pada perdagangan Selasa (15/5/2012) kemarin, NIKL ditutup di level Rp 285 per lembar, atau naik 20 poin (7,55%). Jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 48.62 juta lembar, senilai Rp 13.59 miliar. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.