INILAH.COM, Jakarta - Proyek pengembangan gas Lapangan Terang milik PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memasuki tahap final untuk menyalurkan 300 juta kaki kubik gas per hari.
Direktur Energi Mega Persada, Amir Balfas mengungkapkan nyala api pertama dari salah satu sumur Lapangan Gas Terang baru saja dinyalakan di ujung menara suar gas di atas kapal Floating Production Unit (FPU). "Ini membuktikan bahwa sumur dan FPU sudah terhubung dengan baik," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (12/5/2012).
Ia menyatakan, pencapaian ini membawa proyek pengembangan gas Terang, di Blok Kangean PSC, satu langkah lagi lebih dekat kepada tujuannya yaitu menyalurkan 300 juta kaki kubik gas per hari kepada pasar di Jawa Timur.
"Volume gas dari Lapangan Terang di Blok Kangean PSC akan mendominasi volume produksi perusahaan dalam 24 bulan ke depan," ujar Direktur Utama Energi Mega Persada, Imam Agustino.
Blok Kangean PSC terletak di Jawa Timur dan pada saat ini dioperasikan oleh Kangean Energy Indonesia Limited. Blok Kangean PSC dimiliki 50% secara tidak langsung oleh Energi Mega Persada, 25% oleh Mitsubishi Corporation (Jepang), dan 25% oleh JAPEX (Jepang). Blok Kangean PSC memiliki jumlah cadangan terbukti dan terukur sebesar 9,6 juta barel minyak, dan 1,3 triliun kaki kubik gas per 31 Desember 2011.