INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat (11/5/2012) diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 4.118-4.155.
Demikian dikatakan analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, kemarin. "Saham pilihan ADHI, UNTR, PNBN, BMRI, KKGI," katanya.
IHSG kemarin berhasil menembus zona positif 4,5 poin atau 0,1% ke 4.133,63. Volume perdagangan 6,5 miliar saham senilai Rp4,9 triliun. Investor asing dalam posisi net sell Rp309,7 miliar.
Penguatan tipis tersebut terjadi setelah bergerak cenderung mixed pada area positif dan negatif. Sebab, indeks dibayangi kekhawatiran akan berlarut-larutnya krisis hutang Eropa, menyusul kemungkinan keluarnya Yunani dari Uni Eropa.
Faktor lain minimnya sentimen positif dari dalam negeri pasca berakhirnya euforia laporan keuangan emiten kuartal 1 juga masih menekan indeks. "Meski demikian kami masih melihat peluang untuk akumulasi pada saham berbasis komoditas yang tampaknya mulai mengalami rebound," katanya.
Sementara analis senior HD Capital, Yuganur Wijanarko, merekomendasikan beli untuk saham ADRO, BJBR, BKSL dan UNTR. Untuk saham ADRO dengan target harga di 1.770 dengan cut loss di 1.610. Emitten batubara dengan market cap terbesar di sektornya ini mulai menunjukan potensi penurunan terbatas.
Untuk saham BJBR dengan target harga di 1.050 dengan cut loss di 920. Pertumbuhan penyaluran kredit masih diperkirakan in-line dengan proyeksi fundamental analis untuk 2.012-2.013, rekomen akumulasi secara buy on weakness (BOW).
Selain itu, saham BKSL ditargetkan di level 300 dengan cut loss 255. Level 270 dapat digunakan sebagai kesempatan untuk buy on weakness. Terakhir saham UNTR dengan target harga di 28.300 dengan cut loss di 25.100. Kondisi jenuh jual (oversold) dan pemanis dividen sebesar Rp450/saham dengan cum 11 Mei 2012 dapat menjadi alasan untuk melakukan akumulasi.