Senin, 20 Mei 2013 | 01:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham ASRI, Top Foreign Sell Kamis (10/5/2012)
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Kamis, 10 Mei 2012 | 17:52 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menjadi top foreign sell mencapai 29,01 juta saham dari volume perdagangan 58,9 juta saham senilai Rp33,4 miliar.

Demikian mengutip data BEI, Kamis (10/5/2012). IHSG berhasil menembus zona positif 4,5 poin atau 0,1% ke 4.133,63. Volume perdagangan 6,5 miliar saham senilai Rp4,9 triliun. Investor asing dalam posisi net sell Rp309,7 miliar.

Untuk urutan kedua saham CTRA mencapai 24,9 juta saham dari volume perdagangan 54,8 juta saham. Urutan ketiga saham KIJA mencapai 13,8 juta saham dari volume 40,2 juta saham. Sedangkan urutan keempat saham ADRO mencapai 12,4 juta saham dengan volume 24,1 juta saham. Urutan kelima saham ENRG mencapai 11,1 juta saham dengan volume 96,6 juta saham.

Sementara urutan keenam saham BSDE mencapai 10,5 juta saham dengan volume 35,7 juta saham. Urutan ketujuh saham ELTY mencapai 9,8 juta saham dengan volume 61,7 juta saham. Urutan kedelapan saham PNLF mencapai 8,3 juta saham dari volume 38,9 juta saham.

Urutan kesembilan saham WIKA mencapai 7,6 juta saham dengan volume 14,6 juta saham. Untuk urutan kesepuluh saham BUMI mencapai 7,3 juta saham dengan volume 38,03 juta saham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.