Kamis, 20 Juni 2013 | 03:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Investor Jauhi Wall Street, Dow Jones Kian Lesu
Headline
ist
Oleh:
pasarmodal - Rabu, 9 Mei 2012 | 21:27 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Sentimen positif masih belum juga berhembus di Wall Street. Ketidakpastian di Eropa masih membayang-bayangani pasar, sehingga investor memilih untuk menahan diri.

Pada pembukaan perdagangan di bursa New York, Rabu (9/5/2012), indeks saham kembali menurun. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 133 poin atau lebih dari 1%.Begitupun dengan indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq yang masing-masing turun 1,1% atau sebanyak 15 poin dan 33 poin.

Investor memilih menunggu perkembangan di Eropa, terutama menyikapi hasil pertemuan Parlemen Eropa yang kini tengah bertemu, membahas perkembangan di Prancis dan Yunani. Adanya pergantian kepemimpinan pemerintahan di kedua negara tersebut dinilai akan mengacaukan kembali kebijakan pemulihan krisis yang sudah disepakati Uni Eropa.

Namun demikian, CNNMoney melaporkan, pemodal diharapkan bisa sedikit tersenyum karena hari ini juga akan dipublikasikan sejumlah laporan kinerja perusahaan. Antara lain laporan kuartalan AOL, News Corp, Cisco Systems, dan Princeline.com. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.