INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa pada perdagangan Selasa (8/5/2012) diprediksi akan bergerak mixed dengan hasil pemilu Yunani dan prospek ekonomi Uni Eropa.
Indeks FTSE diprediksi berpotensi melemah 8 poin, indeks DAX akan naik 17 poin dan indeks CAC berpotensi lebih rendah 5 poin. Dengan kemenangan Francois Hollande dalam pemilu Prancis pada akhir pekan lalu dan hasil pemilu Yunani memberikan sentimen negatif bagi pasar global.
Kegagalan para politisi pendukung bailout di Prancis dan Yunani menghawatirkan penanganan krisis Eropa. Kedua negara tersebut saat ini dipimpin oleh kubu sosialis yang menentang bailout dan menolak kebijakan penghematan anggaran. Padahal kedua langkah tersebut merupakan solusi awal keluar dari krisis yang sudah berjalan dua tahun.
Yunani partai pendukung bailout harus menyerahkan kekuasannya kepad akubu Koalisi dari Sosialis. Hari ini, pemerintah Yunani akan melelang obligasi senilai 1,5 miliar euro atau senilai US$1,95 miliar.
Bursa Eropa akan menvermati laporan kinerja HSBC, Tui Travel, Munich Re, Deutsche Post dan Statoil Norwegia.
Bursa saham Asia mayoritas menguat seperti indeks Hang Seng turun 0,03%, indeks Nikkei naik 0,6%, indeks STI naik 0,3%, indeks Shanghai turun 0,5%, indeks Kospi naik 0,4%, indeks ASX naik 0,09%.
Setelah tertekan selama sepekan pada perdagangan tadi malam Dow Jones mengalami pelemahan terbatas, pelemahan tersebut sebagai akibat masih berlanjutnya kekhawatiran mengenai pemulihan ekonomi di eropa. Dow mengalami pelemahan 0,2%.