INILAH.COM, New York - Saham bluechip membawa Wall Street melemah pada perdagangan Senin (7/5/2012) sebagai kekhawatiran investor terhadap hasil pemilu di Yunani dan Prancis karena menolak penghematan anggaran.
"Kedua hasil pemilu di Yunani dan Prancis menutup peran dari Bank Sentral Eropa dalam mengatasi krisis utang di Eropa," kata Art-Hogan dari Lazard Capital Markets.
Namun hasil pemilu tersebut sudah menjadi kejutan bagi pasar saham global. Kebijakan moneter di Eropa juga tidak akan berubah. Sebab penghematan telah membantu Prancis mengatasi krisis dalam setahun terakhir dan setahun berikutnya.
"Pemilih di Eropa tidak memahami siapa yang dipilih dengan kebutuhan segera untuk penghematan dalam situasi resesi ekonomi. Tetapi nampaknya tidak akan bekerja untuk penghematan," demikian catatan David Kelly dari JP Morgan. Demikian mengutip marketwatch.com.
Indeks Dow Jones turun 0,2% ke 13.008,53 dengan 17 saham melemah dari 30 komponen saham. Pelemahan itu diseret pelemahan saham HP hingga 1,6%, saham Walt Disney naik 2,07% dan saham Bank of America naik 2,8%.
Indeks S&P naik tipis 0,04% menjadi 1.369,58 dengan saham sektor kekuangan menguat dan tertekan saham sektor teknologi. Saham Technology Solutions Corp jatuh 19% karena prospek tahun ini yang suram. Saha Lufkin Indsustries Inc turun 5,01%.
Sedangkan indeks Nasdaq hanya naik 0,1% ke 2.957,76. Penguatan dialami saham Apple Inc 0,75% dan saham Goole Inc naik 1,8%.
Sementara minyak mentah untuk pengiriman bulan Juni turun 0,6% ke US$97,94 per barel. Harga emas turun US$6,1 menjadi US$1.639,1 per troy ons.