INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa naik pada pembukaan perdagangan Rabu (2/5/2012) sebagai respon terhadap data AS yang positif setelah libur May Day.
Indeks FTSE naik 0,06% ke 5.815,59, indeks CAC naik 1,5% ke 3.261,86 dan indeks CAC naik 1,5% ke 6.865,5. Penguatan dipengaruhi data manufaktur AS yang naik 0,1%.
Pasar juga menunggu data pengangguran dari Jerman dan Italia. Kalau data tersebut positif maka indeks akan merespon dengan penguatan. Untuk data pengangguran Jerman bulan April diperkirakan turun 10.000 setelah turun 18.000 pada bulan lalu.
"Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi ketika data PMI keluar. Anda akan melihat tekanan terhadap pasar modal," kata Michael Hewson, analis di CMC Markets.
Sementara menteri keuangan Uni Eropa berusaha mencapai kesepakatan untuk mengatur bank eropa menyisihkan modal lebih banyak untuk mengatasi kerugian. Kebijakan ini dimotori Inggris dan Swedia.
Demikian juga dengan 27 negara anggota Uni Eropa juga harus mencadangkan anggaran untuk menutupi risiko. Sebab krisis keuangan yang telah berkepanjangan sudah meruntuhkan banyak bank di Eropa dan AS.
"Ini adalah pelajaran sangat penting dari krisis. Saya melihat kemampuan kuat untuk kompromi dari negara yang masih mengalami perbedaan pendapat," kata Menteri Ekonomi Denmark, Margrethe Vestager.
The Institute for Supply Management menyatakan, pertumbuhan manufaktur Amerika Serikat masuk pada tingkat terkuat dalam 10 bulan pada April. Sebelumnya pelaku pasar khawatir dengan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.
Bursa saham Asia menguat tajam seperti indeks Hang Seng naik 1,2%, indeks Nikkei naik 0,3%, indeks STI naik 0,6%, indeks Shanghai naik 1,7%, indeks Kopsi naik 0,8%, indeks ASX naik 0,1%.