Senin, 20 Mei 2013 | 13:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kredit Naik 39%, Bukopin Nikmati Laba Rp181 Miliar
Headline
PT Bank Bukopin Tbk - IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Selasa, 1 Mei 2012 | 18:49 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) membukukan lonjakan pertumbuhan kredit sebesar 39% menjadi Rp36,6 triliun pada kuartal pertama 2012 dari Rp26,3 triliun di kuartal I 2011.

Untuk laba bersih tumbuh 18% menjadi Rp181 miliar. Sepanjang periode tersebut, Bukopin berhasil membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp519 miliar atau naik 8% dari periode yang sama 2011.

Untuk pendapatan non-bunga tumbuh meyakinkan sebesar 28% menjadi Rp177 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan target Perseroan untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan non bunga di kisaran 25%-30%.

Pertumbuhan kredit ini ditopang oleh kuatnya penyaluran pada tiga segmen utama Bank Bukopin yakni Segmen UMKM, Konsumer dan Komersial. Segmen dengan kontribusi terbesar terhadap penyaluran kredit adalah segmen UMKM yang berkontribusi 50,14% atau Rp18,3 triliun terhadap total penyaluran kredit sebesar Rp36,6 triliun. Sedangkan komersial berkontribusi sebesar 38,71% atau Rp14,1 triliun dan Konsumer 11,15% atau sebesar Rp4,1 triliun.

Perseroan melakukan penyaluran kredit terbanyak ke segmen konsumer mencapai 63% menjadi Rp4,1 triliun dari porsi penyaluran pada periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp2,50 triliun. Sedangkan pertumbuhan kredit terbesar kedua disumbangkan oleh segmen komersial sebesar 42% atau menjadi Rp14,1 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp9,9 triliun. Kemudian segmen UKM tumbuh 32% menjadi Rp18,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp13,9 triliun.

“Kami baru saja menyelesaikan penerbitan obligasi subordinasi, sehingga kami bisa terus meningkatkan ekspansi bisnis dan menjaga struktur permodalan kami,” jelas Dirut Bank Bukopin, Glen Glenardi dalam keterangan resmi Selasa (1/5/2012).

Dengan penerbitan obligasi subordinasi senilai Rp1,5 triliun, Perseroan mengalokasikan dana tersebut untuk mendukung struktur permodalan. Meski terjadi penyaluran kredit secara agresif pada tiga bulan pertama 2012, posisi CAR Perseroan berhasil ditingkatkan menjadi 18,29% dibandingkan periode sebelumnya yakni 16,97%.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.