Selasa, 21 Mei 2013 | 22:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Sentul City Jadi Top Volume Hari ini
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Selasa, 1 Mei 2012 | 16:42 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi top volume mencapai 373,1 juta saham senilai Rp115,1 miliar sebanyak 1.622 kali transaksi.

Demikian mengutip data BEI, Selasa (1/5/2012). IHSG menguat 15,2 poin atau 0,3% ke 4.195,98. Volume perdagangan 4,7 miliar saham senilai Rp3,8 triliun. IHSG mengalami net foreign sell Rp6,3 miliar.

Sedangkan urutan kedua saham GREN mencapai 244,4 juta saham senilai Rp28,03 miliar. Urutan ketiga saham BIPI mencapai 164,4 juta saham senilai Rp33,7 miliar. Urutan keempat saham BHIT mencapai 150,7 juta saham senilai Rp71,2 miliar. Urutan kelima saham ASRI mencapai 131,5 juta saham senilai Rp80,09 miliar.

Sementara urutan keenam saham ELTY mencapai 116,1 juta saham senilai Rp13,3 miliar. Urutan ketujuh saham SIPD mencapai 110,2 juta saham senilai Rp6,2 miliar. Urutan kedelapan saham TRAM mencapai 107,6 juta saham senilai Rp99,6 miliar.

Untuk urutan kesembilan saham STAR mencapai 86,6 juta saham senilai Rp4,4 miliar. Urutan kesepuluh saham MITI mencapai 82,6 juta saham senilai Rp9,2 miliar.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.