INILAH.COM, Jakarta – Saham-saham grup Bhakti dinilai sebagai harapan masa depan karena telah naik dua-tiga kali lipat sejak awal 2012. Cocok dikoleksi trader maupun investor.
Presiden dan pendiri PT Astronacci Internasional Gema Goeyardi mengatakan, saham -saham group Bhakti merupakan harapan masa depan. “Dapat dikatakan ketiga saham group Bhaktiyakni BMTR, MNCN, dan BHIT sangat cocok untuk dikoleksi oleh trader maupun investor,” katanya kepada INILAH.COM.
Menurutnya, saham-saham pada grup ini telah naik dua hingga tida lipat sejak awal2011 tanpa gangguan (koreksi besar) yang berarti. “Kinerja dari emiten-emiten diatas sangat baik dan telah dibuktikan dengan kinerja keuangan yang sangat stabil dan terus meningkat,” ujarnya.
Untuk itu, Gema membahas prospek kinerja saham-saham grup ini untuk beberapa pekan kedepan.Pertama, BMTR. Saham ini, menurutnya, secara jangka panjang masih bergerak dalam tren bullish dalam fase wave 3 dari wave 5 pada skala yang lebih besar.
Karena itu, target kenaikan jangka panjang untuk saham ini adalah pada Rp2.100 yang berpeluang tercapai pada tengah kuartal 3 2012 ini. “Dalam perjalanan menuju ke level tersebut Anda dapat melakukan pembelian bertahap dan gunakan strategi buy on weakness,” ujarnya.
Dia memperkirakan, kenaikan terdekat untuk saham ini berada pada Rp1.800. “Bagi investor yang menyukai saham dengan kenaikan yang stabil dan relatif cepat dapat memilih saham ini sebagai pilihan investasinya,” tandas Gema.
Kedua, MNCN. Menurutnya, hingga saat ini MNCN masih menempati urutan teratas rekomendasi saham pertelevisian oleh Astronacci(analisis teknikal yang memadukan Fibonacci dan Astrologi). “MNCN memiliki tren yang stabil, likuiditas tinggi, dan kinerja keuangan yang prima,” ungkap dia.
Untuk 2012, menurutnya, tim analis Astronacci memperkirakan bottom line (Keuntungan bersih) dari perusahaan ini akan mencapai 40%. “Saya melihat saham ini akan terus melanjutkan penguatan hingga Rp2.500,” paparnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan siklus, saham ini sedang melanjutkan pergerakan dalam wave 3 dan terus naik dalam sudut kenaikan 45 derajat. Kedaaan ini menandakan kenaikan saham ini yang masih stabil. “Anda dapat melakukan pembelian saat koreksi minor terjadi,” tuturnya.
Ketiga, BHIT. Gema menjelaskan, emiten ini merupakan Holding Group dari keseluruhan group Bhakti. “Saya melihat saham ini akan mencapai level Rp700 hingga akhir tahun,” demikian Gema meramalkan.
Dari sudut pandang aksi korporasi Convertible Bond (Obligasi Konversi) yang dilaksanakan oleh emiten ini, masih tersisa sekitar 118 juta lembar saham yang belum di konversi. “Karena itu, saham ini masih memungkinkannaik lebih tinggi,” tuturnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan perhitungan dari siklus wave analysis, saham BHIT masih berada dalam fase Wave 3 dari 5. “Maka, Anda dapat mencatat target harga terdekat pada Rp500 dan segera dilanjutkan menuju harga Rp700 untuk jangka panjang,” imbuhnya.