INILAH.COM, London - Bursa Eropa pada perdagangan Selasa (1/5/2012) hanya ditopang indeks utama FTSE, saat indeks DAX dan CAC tutup untuk Hari Buruh.
Perayaan Hari Buruh diperkirakan akan diwarnai aksi unjuk rasa di sejumlah negara. Mereka akan memperjuangkan hak-hak pekerja yang mayoritas menentang kebijakan penghematan yang diterapkan sebagian besar negara Uni Eropa.
Gerakan The Occupy rencananya akan dilakukan di sejumlah negara termasuk New York dan London. Untuk rencana aksi di Kota London akan dilakukan unjuk rasa pada May Day, 12 Mei dan 15 Mei. Demikian mengutip cnbc.com.
Pada perdagangan kemarin, bursa Eropa ditutup turun 1,64%. Akibat kekhawatiran terhadap Spanyol tengah berada dalam resesi. Hal ini dipicu pada kuartal pertama 2012, pertumbuhan ekonomi Spanyol mengalami kontraksi jadi minus 0,3%. Demikian juga dengan bursa Wall Street melemah 0,74%. Akibat data belanja konsumen pada bulan Maret turun 0,3% dan lemahnya data aktivitas bisnis di Chicago. Akibatnya memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS.
Hari ini, Reserve Bank of Australia memotong suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 3,75 persen. Sedangkan laporan kinerja hari ini akan dilakukan perusahaan minyak, BP, Man Group dan Lloyds Bangking Group untuk kuartal pertama 2012.