Minggu, 26 Mei 2013 | 13:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kuartal I, Laba Mitra Adiperkasa Jadi Rp58 M
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 30 April 2012 | 13:44 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) kuartal pertama tahun ini mengalami peningkatan sebesar 33% menjadi Rp58 miliar dari Rp44 miliar pada kuartal pertama 2011.

Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Senin (30/4/2012). Perseroan meraih pendapatan bersih menjadi Rp1,6 triliun atau tumbuh 29% dari Rp1,2 triliun. Laba usaha meningkat 37% menjadi Rp113 miliar dari Rp82 miliar yang dicapai pada kuartal pertama tahun 2011.

Hingga akhir kuartal pertama 2012, MAP telah membuka 32 gerai baru – jumlah gerai secara keseluruhan menjadi 1.076 pada 31 Maret 2012. Konsep ritel internasional baru yang dihadirkan termasuk diantaranya DKNY di Plaza Indonesia dan Hoss Intropia di Plaza Senayan.

DKNY berdiri pada tahun 1989, dan merupakan merek yang hadir setelah Donna Karan dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara Hoss Intropia adalah busana wanita dengan sentuhan ekletik dari Spanyol yang memiliki garis rancangan orisinal sekaligus gaya yang unik.

Menanggapi pencapaian kuartal pertama 2012, Corporate Secretary perseroan, Fetty Kwartati, menyatakan kinerja kuartal pertama perusahaan mencerminkan eksekusi dan operasional yang sangat baik.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.