INILAH.COM, Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menganggarkan belanja modal sebesar Rp800 miliar-Rp1 triliun pada 2012. Dana belanja modal itu untuk mengembangkan jaringan Nissan dan Hino.
"Belanja modal yang dianggarkan sebesar Rp800 miliar-Rp1 triliun pada 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp600 miliar," ujar Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Jusak Kertowidjojo, Jumat (27/4/2012).
Dana belanja modal akan berasal dari sisa laba bersih 2011 dan eksternal. Namun Jusak belum dapat menjelaskan lebih detail komposisi dana belanja modal tersebut. Dana belanja modal akan digunakan menambah dealer Nissan sekitar 20, dealer Hino sekitar 6, dan dealer heavy duty equipment. "Total dealer sekitar 30 pada tahun 2012, maksimal 35 dealer, pembangunan dealer itu di seluruh Indonesia," kata Jusak.
Perseroan juga akan melakukan stock split pada tahun 2012. Stock split tersebut dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perseroan, dan telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Jumat (27/4/2012). Adapun pelaksanaan stock split dilakukan dari semula Rp500 menjadi Rp250. "Kami mengharapkan semester pertama stock split selesai dilakukan," kata Jusak.
Selain itu, perseroan juga akan membagikan dividen tunai sebesar Rp163,15 miliar atau pemegang saham akan mendapatkan dividen tunai Rp118 per saham. Sisa laba bersih akan digunakan sebagai dana cadangan Rp5 miliar dan sisanya untuk pengembangan usaha pada 2012.
Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp813 miliar dan pendapatan sebesar Rp15,8 triliun pada 2011. [tjs]