Rabu, 19 Juni 2013 | 14:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Laba HMSP Jadi Rp8 T dari Jual 91,7 Miliar Rokok
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Jumat, 27 April 2012 | 15:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Surabaya - Sukses menjual 91,7 miliar batang rokok, mendorong laba PT PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) pada tahun 2011 mencapai Rp8,06 triliun.

Perolehan ini mengalami kenaikan 25,6% dari laba perseroan di tahun 2010. "peningkatan laba bersih tidak lepas dari kenaikan angka penjualan selama 2011 yang mencapai 19% atau sebesar Rp31,96 triliun," kata Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk, John Gledhill dalam paparan usai rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan di Surabaya yang dikutip dari Antara, Jumat (27/4/2012).

Perusahaan rokok mencatat volume penjualan Sampoerna naik 16,4%, dari 78,8 miliar batang pada 2010 menjadi 91,7 miliar batang selama 2011. Pertumbuhan penjualan Sampoerna tersebut lebih tinggi dibanding industri rokok di Indonesia, yang menurut data AC Nielsen tumbuh sekitar 8,9% pada 2011. Pasar perseroan masih didominasi dari pasar domestik sementara pasar ekspor masih sangat kecil.

Kendati persaingan bisnis rokok di Indonesia semakin ketat, lanjut Gledhill, pihaknya masih mampu mencatat kenaikan pangsa pasar sebesar 2,1 poin persentase atau menjadi 31,1%. HM Sampoerna yang sejak 2005 sahamnya diakuisisi Philips Morris Indonesia membayar biaya cukai kepada pemerintah sebesar Rp19,7 triliun atau setara 1,7% pendapatan negara.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.