INILAH.COM, Jakarta - Melihat dari siklus yang terjadi maka tanggal 27 April 2012 berpeluang besar menjadi momentum akhir dari pergerakan sideways IHSG yang terjadi selama 2 minggu terakhir.
Kita akan bersiap-siap menyambut IHSG untuk menyentuh level 4.250-4.275," ujar Gema GoeyardiPresident Director PT Astronacci International dalam catatan risetnya Jumat (27/4/2012).
Pada perdagangan kemarin IHSG sempat menguat hingga level 4.195 (bergerak di atas resisten) dan ditutup tepat pada 4.180 (batas atas area konsolidasi Astronacci).
Gema memprediksi akhir dari konsolidasi sudah dekat dan besar peluang IHSG untuk menguat hingga mencapai target wave 5 di 4.250-4.275. Saat ini saham-saham dari sektor konsumer dan plantation akan mulai bangkit dari konsolidasinya dan menuju target harga berikutnya. Dia menyarankan untuk investor yang saat ini memiliki kerugian yang belum terjual sebesar kurang dari 5% pada saham-saham yang bergerak uptrend (di atas moving average 13 hari) maka dapat menunggu sampai hari Senin. "Saat IHSG kembali bullish namun saham-saham tersebut tidak, silahkan keluar dan mencari penggantinya," tuturnya.
Moon declination dari Northern Hemisphere pada tanggal 26-27 April 2012 dan disertai oleh Sun Trine Pluto pada 29 April 2012 akan menjadi masa akhir dari fase konsolidasi ini. "Maka kita akan bersiap membeli saham-saham yang beranjak dari area konsolidasinya."
Kenaikan IHSG selanjutnya berujung pada 4.250-4.275. Ada beberapa saham yang akan melanjutkan kenaikannya dengan baik yakni BMTR, MNCN, BHIT, CPIN, dan SIMP. Sementara itu, beberapa saham lain akan segera bangkit dan bergerak menguat dimulai minggu depan seperti HRUM, AKRA, BKSL, EKAD, dan BWPT. "Untuk saham - saham blue chips yang belum bergerak dapat dibeli toleransi hingga tanggal 29 April 2012 sore," katanya.