Kamis, 2 Oktober 2014 | 21:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Purwoko Sartono
Sentimen dalam Negeri Lebih Kuat Pacu IHSG
Headline
Ist
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Jumat, 27 April 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Meski sinyal Quantitative Easing (QE) dari The Fed jadi sentimen positif, tapi faktor rilis kinerja emiten kuartal I-2012 dinilai lebih kuat dongkrak IHSG. Mengapa?

Analis Panin Securities Purwoko Sartonomengatakan hal itu. Menurutnya, sentimen dari eksternal masih belum stabil. Karena itu, trigger yang paling bisa diharapkan adalah kinclongnya kinerja emiten untuk kuartal pertama 2012. “Tapi, jika indeks bisa bertahan di atas 4.140, IHSG masih dalam tren naik dalam sepekan ke depan,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Kamis (26/4/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 16,66 poin (0,40%) ke angka 4.180,306 dengan intraday tertinggi 4.201,062 dan terendah 4.163,458. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 4,19 poin (0,59%) ke angka 712,196.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG menguat ke 4.180. Bagaimana Anda melihat arahnya akhir pekan ini?

Itu karena, pada akhirnya bursa regional menguat setelah beberapa hari terakhir,tidak mengalami pergerakan yang berarti. Bursa regional kemarin menguat karena merespon sinyal dari The Fed yang membuka peluang Quantitative Easing (QE) tahap ketiga. Selain itu, The Fed menaikkan outlook Produk Domestik Bruto (PDB) AS jadi 2,4-2,9% pada 2012 dari asumsi sebelumnya 2,2-2,7%.

Sentimen dalam negeri bagaimana?

Dari dalam negeri, pasar mendapat sentiment positif dari laporan keuangan emiten untuk kuartal I-2012yang rata-rata mencatatkan kinerja yang kinclong. Tapi,secara sentiment justru lebih kuat dari dalam negeri yakni rilis kinerja emiten.

Level support dan resistance-nya?

Akhir pekan ini, secara teknikal, IHSG akan kembali menguji 4.200. Angka ini kemungkinan besar akan ditembus. Jadi, untuk Jumat (27/4/2012) support indeks berada di level 4.160 dan resistance 4.200.Sedangkan dalam sepekan ke depan, support indeks berada di angka 4.140 dan resistance 4.220.

Apa saran Anda untuk pelaku pasar?

Saya ingatkan, sentimen dari eksternalmasih belum stabil--kadang bagus kadang tidak. Tapi, jika indeks bisa bertahan di atas 4.140, IHSG masih dalam tren naik dalam sepekan ke depan.

Saham-saham pilihan Anda?

Saya lebih merekomendasikan saham-saham lapis dua dan tiga. Tapi, ada beberapa saham bluechips yang sudah menarik seperti PT Semen Gresik (SMGR) dan PT Bank Mandiri (BMRI), dan PT Bank Pan Indonesia (PNBN).Saham-saham lapis dua dan tiga yang menarik saham PT Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE), PT Media Nusantara Citra (MNCN), dan PT Alam Sutera Realty (ASRI).

Bagaimana strategi trading pada saham-saham tersebut?

Untuk saham-saham bluechips saya rekomendasikan buy on weakness (BoW). Sedangkan untuk saham-saham lapis dua dan tiga saya rekomendasikan speculative buy untuk trading jangka pendek. Sebab, hari ini merupakan hari terakhir untuk pekan inidi mana orang cenderung profit taking.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.