Minggu, 26 Mei 2013 | 07:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Bakrieland Jadi Top Foreign Sell
Headline
PT Bakrieland Development Tbk - bakrieland.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Kamis, 26 April 2012 | 18:08 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menjadi top foreign sell mencapai 34,04 juta saham dari volume perdagangan 93,8 juta saham senilai Rp11,1 miliar.

Demikian mengutip data BEI, Kamis (26/4/2012). IHSG berakhir menguat 16,6 poin atua 0,4% ke 4.180,31. Volume perdagangan 6,1 miliar saham senilai Rp6,08 triliun. IHSG mengalami net foreign buy hingga Rp516,3 miliar.

Urutan kedua saham ENRG mencapai 24,4 juta saham dari volume perdagangan 140,03 juta saham. Urutan ketiga saham BBRI mencapai 21,05 juta saham dari volume 53 juta saham. Urutan keempat saham RALS mencapai 14,8 juta saham dari volume 38,6 juta saham. Urutan kelima saham BSDE mencapai 14,5 juta saham dari volume 53,9 juta saham.

Sedangkan urutan keenam saham PNLF mencapai 13,9 juta saham dari volume 136,3 juta saham. Urutan ketujuh saham BJBR mencapai 11,3 juta saham dari volume 19,1 juta saham. Urutan kedelapan saham INCO mencapai 10,6 juta saham dari volume 20,5 juta saham.

Urutan kesembilan saham KAEF mencapai 9,5 juta saham dari volume perdagangan 28,7 juta saham. Urutan kesepuluh saham ADRO mencapai 9,1 juta saham dari volume 24,4 juta saham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.