INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa bergerak lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Kamis (26/4/2012) dengan laporan pendapatan yang positif. Namun ketidakpastian politik menahan penguatan lebih tajam.
"Ada kekhawatoran yang timbul dari ekonomi dengan situasi politik saat ini. Namun keseluruhan perusahaan meraih laba menjadi momentum positif," kata Gerhard Scharwaz, analis dari Baader Bank.
Kekhawatiran terhadap menyebarnya krisis utang Uni Eropa meningkat setelah PM Belanda, Mark Rutte mengundurkan diri. Rutte gagal memuluskan rencana penghematan anggaran pada akhir pekan lalu. Selain itu, Sarkozy diduga mengalami kekalahan di pemilu Prancis. Keduanya merupakan tokoh dalam mengatasi krisis Eropa.
Indeks FTSE naik 0,6%, ke 5.753, indeks CAC naik 0,1% ke 3.239 dan indeks DAX naik 0,2% ke 6.721,39. Penguatan didukung saham Shell 3,1% dan saham Volvo. Saham Unilever Plc naik 2,8% setelah penjualan naik 4% diatas ekspektasi dan diprediksi akan menaikkan dividen hingga 8% dari tahun sebelumnya. Saham AstraZeneca naik 0,2% karena pengunduran diri CEO, David Brennan karena pendapatan kuartal pertama lebih rendah.
Kenaikan indeks DAX ditopang saham Bayer hingga 2,6% dengan kenaikan penjualan 6,8%. Saham Deutsche Bank naik 2,4% meskipun terjadi penurunan laba hingga 33%.
Bursa saham Asia mulai menghijau seperti indeks Hang Seng naik 0,7%, indeks Nikkei naik 0,01, indeks STI naik 0,2%, indeks Shanghai turun 0,09%, indeks Kospi naik 0,1%, indeks ASX naik 0,3%.