Sabtu, 20 September 2014 | 20:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pendapatan Bunga, Picu Laba Permata Jadi Rp331 M
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Kamis, 26 April 2012 | 04:50 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis imbalan (fee based income) mendorong laba PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi Rp331 miliar di kuartal pertama 2012.

Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Rabu (25/4/2012). Untuk pendapatan operasional mencapai Rp1,5 triliun atau naik 37,06% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,1 triliun.

Pertumbuhan pendapatan ini dipicu peningkatan pada kedua sisi yaitu pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis imbalan (fee based income). Pendapatan bunga bersih pada kuartal I tumbuh 38% menjadi Rp1,28 triliun, sedangkan pendapatan berbasis imbalan naik 36% menjadi Rp311 miliar.

Dengan demikian, laba sebelum pajak perseroan tercatat Rp457 miliar atau naik 9% dibanding periode yang sama 2011 senilai Rp420 miliar. Sedangkan untuk laba bersih tumbuh 3% menjadi Rp331 miliar. Untuk kredit yang disalurkan tercatat mengalami pertumbuhan 35% menjadi Rp74,1 triliun.

Per 31 Maret 2012, total aset perseroan konsolidasi mencapai Rp103,8 triliun atau naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp79,6triliun.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.