Minggu, 26 Mei 2013 | 00:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa Saham Cuekin Rating dari S&P
Headline
inilah.com
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Selasa, 24 April 2012 | 20:11 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Penundaan kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat S&P dinilai tidak terlalu berdampak ke pasar modal.

Kepala Riset PT Sinarmas Sekuritas, Jeff Tan menuturkan, penundaan peringkat utang Indonesia oleh S&P bukan tanpa alasan yaitu karena pembatalan pemotongan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang semakin hari semakin tak terkendali baik ditinjau dari naiknya volume konsumsi dan harga minyak bumi yang cenderung naik.

"S&P menunda, sedikit efek negatifnya terhadap pasar modal. APBN dikhawatirkan akan melewati batas ambang 3% yang diperbolehkan undang-undang jika pemakaian BBM bersubsidi tidak terlaksanakan tahun ini," ujar Jeff di Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Sementara itu, Kepala Riset PT HenanPutihrai, Felix Sindhunata
mengatakan, penundaan peringkat utang Indonesia oleh S&P tidak terlalu berpengaruh kepada pasar modal. Adapun faktor ekternal seperti krisis utang Eropa, perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan China lebih dominan mempengaruhi indeks saham Indonesia.

Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abiprayadi
Riyanto juga mengatakan, meski lembaga pemeringkat S&P menunda penaikan rating Indonesia, investor asing masih akan berminat investasi di Indonesia. Kemungkinan ada beberapa investor asing yang menilai rating investment grade dari Fitch dan Moodys sudah cukup.

Namun, hal itu tak serta merta membuat investor asing langsung berinvestasi ke Indonesia karena juga harus melihat perlindungan investornya, struktur legal dan pasar modal Indonesia. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.