INILAH.COM, Jakarta – Secara teknikal, laju IHSG Rabu (25/4/2012) diprediksi variatif cenderung menguat. Data ekonomi AS, risiko politik Eropa, dan rilis kinerja emiten kuartal I-2012, warnai sentiment. Empat saham layak trading.
Pada perdagangan Selasa (24/4/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 14,86 poin (0,36%) ke angka 4.170,353 dengan intraday tertinggi 4.173,737 dan terendah 4.147,016. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang naik 1,42 poin (0,20%) ke angka 709,969.
Analis Sinarmas Securities, Jansen Kustianto memperkirakan, pada perdagangan Rabu ini secara teknikal indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. “IHSG akan begerak pada kisaran support 4.159 dan resistance 4.199,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (24/4/2012).
Menurutnya, selain faktor teknikal, berita fundamental pun turut mewarnai sentimen pasar. Salah satunya adalah data ekonomi AS seperti data penjualan rumah baru dan tingkat kepercayaan konsumen.
Selain itu, pasar juga akan terpengaruh oleh perkembangan politik di Eropa yang dapat mempengaruhi kebijakan penanganan krisis hutang. Risiko politik Eropa meningkat setelah Perdana Menteri Belanda mengundurkan diri dan gagalnya Presiden Perancis mendapat dukungan mayoritas pada pemilu.
Semua itu, kata dia, dapat memberikan sentimen terhadap indeks. “Selain itu mulai dirilisnya laporan keuangan kuartal I-2012 dari perusahaan domestik, juga dapat memberikan sentimen tambahan,” paparnya.
Di atas semua itu, Jansen merekomendasikan positif empat saham dari sektor consumer good, pertambangan, farmasi, dan properti.
Saham-saham pilihannya adalah PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), PT Indo Tambang Raya (ITMG), PT Kalbe Farma (KLBF), dan PT Bukit Sentul City (BKSL). “Itulah saham-saham yang dapat diperhatikan untuk daily trading,” imbuh Jansen.