INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) enggan berkomentar mengenai kabar perseroan melakukan due diligence kepada dua investor untuk mendapatkan pinjaman sekitar US$1 miliar.
"Saya terikat perjanjian kerahasiaan sehingga tidak bisa berkomentar," ujar Direktur Keuangan PT Bakrie and Brothers Tbk Eddy Soeparno, lewat pesan singkat yang diterima wartawan, Selasa (24/4/2012).
BNBR dikabarkan sedang melakukan due diligence dengan dua investor strategis untuk mendapatkan pinjaman sekitar US$1 miliar. Hal itu dilakukan untuk melunasi utang perseroan.
Sejumlah kreditur, sebelumnya dikabarkan, memberi ancaman gagal bayar atas pinjaman sebesar US$437 juta yang dikoordinasikan oleh Credit Suisse. BNBR wajib menambah jaminan. Total tambahan jaminan yang diminta kreditur tersebut mencapai sekitar US$150 juta. Jaminan tersebut harus dipenuhi dalam waktu lima hari. Bila tanpa tambahan jaminan tersebut para kreditur yang berjumlah 20 pihak tersebut memiliki opsi meminta percepatan pembayaran utang. [tjs]