INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa pada perdagangan Selasa (24/4/2012) diperkirakan akan menguat. Namun investor masih memiliki kekhawatiran tentang krisis ekonomi Eropa.
Indeks FTSE berpotensi menguat 19 poin, indeks DAX akan naik 45 poin dan indeks DAX akan lebih tinggi 17 poin. Kekhawatiran terhadap menyebarnya krisis utang Uni Eropa meningkat setelah PM Belanda, Mark Rutte mengundurkan diri. Rutte gagal memuluskan rencana penghematan anggaran pada akhir pekan lalu.
Hal itu menambah ketidakpastian setelah isu pemilihan presiden Perancis terbuka lebar pada pekan lalu. Kekhawatiran baru juga datang sebagai kemerosotan bisnis zona Euro yang mendalam lebih cepat dari yang diperkirakan pada April. Data PMI jatuh ke level rendah dalam lima bulan terakhir.
Pasar memiliki ekspektasi terhadap laporan kinerja perusahaan Eropa pada hari ini. Beberapa diantaranya adalah Swedia Nordea, ARM SEB UK's ARM Holding danAssociated British Foods. Pada kuartal pertama 2012, laba per saham Novartis berada di US$1,2 atau sedikit di bawah ekspektasi sebesar US$1,3.
Sementara di bursa AS beberpaa perusahana akan merilis laporan sebelum pembukaan indeks. Emiten AT&T dan Coach dan Western Union. Termasuk raksasa gadget, Apple yang sahamnya masih mengalami penurunan.
Hari ini akan ada lelang obligasi yang salah satunya dilakukan pemerintah Belanda untuk 1,5 - 2,5 miliar euro atau senilai hingga US$3,2 miliar yang akan jatuh tempo pada Juli tahun 2015 dan bulan Januari 2037. Lelang juga dilakukan pemerintah Spanyol untuk 3 miliar euro untuk jangka pendek.
Sementara bursa Asia bergerak mixed seperti indeks Hang Seng naik 0,07%, indeks Nikkei turun 0,8%, indeks STI naik 0,3%, indeks Shanghai turun 1,03%, indeks Kospi turun 0,4%, indeks ASX naik 0,1%.