Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 19:28 WIB

Terlalu Banyak Berita Buruk, IHSG Merunduk

Oleh : Ahmad Munjin | Senin, 23 April 2012 | 16:15 WIB
Terlalu Banyak Berita Buruk, IHSG Merunduk
Inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Kokohnya pergerakan IHSG sesi pertama, ternyata keropos di sesi dua. Terlalu banyak berita negatif yang mewarnai pergerakan indeks.

Pada perdagangan Senin (23/4/212) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup turun 0,62% ke level 4.155,49. Penurunan ini seiring koreksi tajam saham regional dan Eropa.

Nikkei turun 0,2%, Hang Seng melemah 1,84%, Shanghai turun 0,76%, ASX turun 0,32%, dan ASIA100 melemah 0,66%.

Sebanyak 206 saham turun sore ini, 78 saham naik, sedang 87 saham masih stagnan. Indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45 ditutup turun 0,63% ke level 708,55, sedang JII ditutup turun 0,69% ke level 570,08.

Volume perdagangan sore ini tercatat sebanyak 5,05 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,8 triliun. Asing melakukan net sell senilai Rp66,52 miliar pada penutupan perdagangan sore ini.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, Anda mungkin sempat mentertawakan peringatan siaga satu tadi pagiyakni penundaan gelar investment grade dari Standard & Poor's Rating Service (S&P) dan default notice yang diterima oleh PT Bakrie & Brothers (BNBR.JK)dari salah satu krediturnya.

"Tapi terus terang, ketika IHSG benar-benar turun, saya juga kaget. Tidak mengira, market yang tadi pagi demikian kuat, sore hari ini jadi lemes," kata dia di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Intinya sebenarnya, kata Satrio, adalah: terlalu banyak berita jelek yang ada di pasar sehingga orang yang tidak mempercayai berita tersebut,meskipun tetap saja menjadi ngeper."Jitteralias gugup," timpal Satrio.

Karena itu, Satrio mengaku, sejak pagi tadi, dia exit sebagian posisi. "Sore ini, saya full exit. Tadinya, saya hanya berencana tetap menahan posisi karena banyaknya berita jelek," tuturnya.

Hanya saja, dengan banyaknya berita negatif, membuatnya ingin mengurangi posisi yang harus ditinggalnya ketikaliburpribadi dan tidak melihat pasar. "Tapi atas desakan dari teman, akhirnya posisi saya bersihkan.Nggak enak jugasaat liburan kalau banyak pikiran," ujarnya.

Karena IHSG tutup dibawah 4.159, berarti supportpertama ada di 4.120, dan supportkedua ada di 4.065. "Support4.120 bukanlah supportpenting bagi saya.Saya masih berharap bahwa 4.065 masih bertahan, biar saya tidak perlu melakukan counting ulang," imbuhnya.

 
x