INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (19/4/2012) IHSG dibuka melemah 0,12% ke level 4.161,34.
Pelemahan indeks pagi ini seiring bursa regional dan minimnya sentimen dalam negeri.
Sebanyak 44 saham tercatat turun pagi ini, 41 saham naik, dan 86 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 0,15% ke level 709,34, sedang JII melemah 0,21% ke level 573,05.
Volume perdagangan pagi ini sebanyak 116,07 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp102,39 miliar. Asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp2,24 miliar pagi ini.
Bursa AS kemarin melemah sekitar 1% lebih dikarenakan investor memilih profit taking setelah kinerja IBM dan Intel dianggap sebagian investor mengewakan meskipun laba kedua perusahaan tersebut lebih baik dari estimasi. Sementara itu, eBay, American Express, dan sebagian besar perusahaan yang merilis laporan kuartal I 2012 kemarin, mencatat kinerja lebih baik dari estimasi.
Bursa Eropa juga melemah sekitar 1% kemarin, setelah Bank Sentral Inggris mengindikasikan tidak mendukung tambahan stimulus dan kenaikan NPL di Perbankan Spanyol. Sedangkan minyak terkoreksi 1,47% kemarin setelah AS melaporkan kenaikan cadangan minyak yang jauh melebihi perkiraan. Nikel
dan Timah juga terkoreksi masing-masing 2,8% dan 1,0%.
Pagi ini bursa Asia dibuka melemah tipis meskipun Jepang melaporkan ekspor Maret yang jauh lebih baik dari estimasi. Minyak pagi ini sedikit rebound sebesar 0,14% ke level US$102,8/barel. Sementara itu harga CPO Malaysia
terkoreksi 0,7%. Investor saat ini juga wait and see terhadap hasil lelang obligasi Perancis dan Spanyol dan total nilai 13,5 miliar euro.
Saham-saham yang melemah tajam pagi ini adalah INTP yang turun 2,7%, PTBA turun 0,77%, SMGR turun 1,23%, BBCA turun 0,63%, UNVR turun 0,26%, dan BBNI turun 0,62%.