INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (19/4/2012) diperkirakan mulai tren bullish terbatas di kisaran 4.130-4.180.
Demikian dikatakan analis saham AM Capital, Andre Mahardika, kemarin. "IHSG masih berpotensi bullish terbatas menunggu adanya tekanan beli yang lebih besar," katanya.
Pada perdagangan Rabu kemarin, IHSG ditutup dengan adanya tekanan beli yang sedikit lebih besar dari perdagangan hari Selsa (17/4/2012). Dari sisi tekanan jual juga mengalami penurunan jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.
IHSG kemarin berakhir menguat tipis 8,8 poin atau 0,2% ke 4.166,24. Volume perdagangan 5,4 miliar saham senilai Rp5,4 triliun. IHSG mengalami net foreign sell Rp139,6 miliar.
Untuk trading hari ini, Andre merekomendasikan saham MDLN dengan area beli di 480 dan jual di 490-510 dengan stoploss di 470. Secara teknikal saham MDLN masih mengkonfirmasi bullish jangka pendek, dengan potensi menuju resistence terdekat dulu di harga 510.
Saham MTLA dengan rekomendasi beli di area 490 dan jual di 510-550 dengan stoploss di 510-550 dengan stoploss di 470. Secara teknikal saham MTLA masih mengkonfirmasi bullish yang fluktuatif. Saham MTLA untuk one day atau jangka pendek dengan disiplin stop loss yang tinggi.
Sementara analis saham senior HD Capital, Yuganur Wijanarko merekomendasikan beli untuk saham BBEI, INDF, INCO dan ASII. Untuk saham BBRI dengan target harga di 7.050 dan cut loss di 6.650. Sedangkan saham INDF dengan target harga di 4.700 dengan cut loss di 4.200.
Saham lain seperti INCO dengan target harga di 3.275 dengan cut loss di 2.975. Saham ASII dengan target harga di 74.700 dan cut loss di 72.100.