Senin, 20 Mei 2013 | 12:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Strategi Trading Saham Selasa (17/4/2012)
Headline
President Director PT Astronacci International Gema Goeyardi - inilah.com
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Selasa, 17 April 2012 | 08:18 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Hari ini dan besok (17-18 April 2012) merupakan momentum pertama pembentukan time support untuk membatasi gerak sideways dari IHSG dan dilanjutkan dengan aksi break out.

"Kemarin IHSG ditutup melemah tipis dan hal ini sesuai dengan harapan kita, di mana perpindahan planet Merkurius ke zodiak Aries akan menyebabkan gangguan kecil pada kelanjutan trend bullish IHSG. Namun uniknya saham-saham pilihan seperti DKFT, MNCN, ASGR, BHIT dan HRUM untuk hari ini masih bergerak menguat di tengah pelemahan hampir seluruh bursa regional," ujar Gema Goeyardi, President Director PT Astronacci International dalam catatan risetnya Selasa (17/4/2012).

Menurut Gema, kondisi sideways sepertinya akan membawa IHSG bergerak terbatas antara 4.109-4.174 untuk 1-2 hari ke depan. Hingga akhir minggu ini belum akan ada siklus astrologi yang berdampak negatif bagi IHSG. Karena itu, Gema menyarankan agar investor fokus pada saham-saham yang memiliki formasi bullish lanjutan atau saham dalam persiapannya menembus level resisten-resisten terdekat. Investor juga disarankan fokus pada saham-saham batubara seperti HRUM, INDY, BUMI, dan ITMG. "Saham-saham ini memiliki peluang untuk menguat lebih cepat dibandingkan saham-saham batubara lainnya," tukasnya.

Gema meneropong pada 17-18 April 2012 dapat menjadi area support pertama atau periode akhir dari sideways untuk beberapa saham tertentu yang sudah memasuki area support harga. Apabila pada hari ini atau besok IHSG mulai mencoba break out (Menembus) resisten pada bagian atas yakni di 4.174 maka hingga 25 April 2012 indeks akan terus menguat dan membentuk puncak baru.

"Dalam kondisi sideways seperti saat ini fokuslah pada saham-saham yang telah berhasil keluar dari area konsolidasinya dan jangan masuk pada saham yang baru terkoreksi dari puncaknya."

Puncak/resisten selanjutnya dapat terjadi pada 24-25 April 2012 saat gerhana bulan terjadi apabila menjelang tanggal tersebut IHSG terus menguat. Akan berlaku sebaliknya, di mana saat gerhana terjadi dan IHSG terus melemah sejak awal minggu ini maka support/bottom utama akan terbentuk.

Hari ini saham-saham yang direkomendasikan masih akan memimpin dan memiliki harapan untuk naik lebih tinggi seperti ASGR, AKRA, BKSL, BMTR, BHIT, CPIN, DKFT, EKAD, CTRP, HRUM, INTP, JPFA, KAEF, MAPI, MNCN, SSIA, dan beberapa lainnya. Secara keseluruhan ke 16 saham ini akan menjadi saham market movers yang telah memberi keuntungan signifikan.

"Saya perkirakan hari ini saham-saham batubara seperti HRUM, BUMI, INDY, dan ITMG akan mencoba menyelesaikan siklus koreksinya dan naik kembali terutama bagi saham-saham yang telah menyentuh area demand (Support). Pada masa seperti ini Anda harus lebih selektif dan mempertimbangkan faktor risk to reward ratio sebelum melakukan pembelian. Apabila sudah terlambat membeli pada harga yang relatif memiliki risk kecil maka lebih baik melihat saham yang lain. Teknik trading dengan pembelian bertahap melalui proses akumulasi sangat disarankan dalam fase sideways seperti ini."

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.