INILAH.COM, Jakarta - Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito masih belum mau berkomentar mengenai pemilihan direksi BEI pada pertengahan tahun ini.
Adapun salah satu paket yang dikabarkan akan diusulkan yaitu paket yang dipimpin oleh Ito Warsito yang sekarang menjabat sekarang Direktur Utama BEI. "Saya tidak mau menjawab pertanyaan pribadi. Saya hanya mau menjawab pertanyaan tentang bursa," ujar Ito, saat ditemui di gedung BEI, Senin (16/4/2012).
Menurut Ito, BEI hanya menunggu hasil keputusan Bapepam-LK untuk direksi BEI. Anggota bursa telah mengajukan paket-paket yang diajukan untuk pemilihan direksi BEI.
"Kalau bursa tinggal menunggu. Dari sisi bursa itu dari para anggota bursa yang menyusun calon direksi lalu usul ke Bapepam-LK," kata Ito.
Ito pun enggan berkomentar, ketika dikonfirmasi adanya anggota bursa yang meminta dirinya untuk maju kembali. Menurutnya, peran anggota bursa mengusulkan calon direktur sesuai bidang dengan kandidat yang terbaik. Calon direksi BEI pun bisa berasal dari berbagai latar belakang baik swasta dan BUMN dengan catatan memiliki kriteria terbaik sebagai calon direksi BEI.
Setelah anggota bursa mengusulkan paket direksi BEI, lalu Bapepam-LK yang akan menentukan direksi BEI. Jadi berdasarkan peraturan anggota bursa, para anggota bursa mengusulkan paket di mana minimal diusulkan 10 anggota bursa dengan 10% nilai perdagangan.
"Kuncinya adalah bawah anggota bursa yang akan dicalonkan dalam paket direksi harus berisi kandidat terbaik di bidangnya sesuai kebutuhan bursa," tambah Ito.
Adapun pergantian direksi BEI akan dilakukan pertengahan tahun ini. Bapepam-LK telah merevisi peraturan direksi BEI di mana dalam salah satu pasal merevisi pemilihan direksi BEI. Peraturan baru tersebut tertuang di peraturan Nomor III.A.3 tentang Direktur Bursa Efek.
Dalam Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-54/BL/2012 disebutkan bahwa pemilihan direksi BEI akan dilaksanakan oleh Bapepam-LK. [hid]